Sabtu, 2 Juli 22

Yusril Akan Pidanakan Pihak Yang Menjegal PBB Sebagai Peserta Pemilu 2019

Ketua Umum Partai Bulan Bintang , Yusril Ihza Mahendra menduga berita acara PBB dengan status memenuhi syarat di kabupaten Manokwari Selatan telah diubah, sehingga membuat PBB dinyatakan tidak lolos menjadi peserta pemilu. Atas hal tersebut, Yusril Akan Pidanakan Pihak Yang Menjegal PBB

Yusril menegaskan, pihaknya sudah mengantongi sejumlah bukti yang kuat. Salah satunya, bukti pleno KPU Papua Barat yang telah menyatakan PBB memenuhi syarat (MS) di atas 75 persen kabupaten/kota. Dalam hal ini, KPU Papua Barat telah mengoreksi putusan KPU Manokwari Selatan yang semula menyatakan PBB tidak memenuhi syarat (TMS).

“Kami sudah mendapatkan bukti bahwa pleno KPU Papua Barat telah menyatakan bahwa PBB MS diatas 75 persen kabupaten dan kota di sana. Keputusan KPU Manokwari Selatan yang semula menyatakan PBB TMS di kabupaten tersebut sudah dikoreksi oleh KPU Provinsi Papua Barat,” papar Yusril dalam pesan tertulisnya yang diterima redaksi, Senin (19/2/2018).

Atas perubahan di luar pleno tersebut Yusril mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan infirmasi ke KPU Pusat. Tapi KPU Pusat ,menurut Yusril, berbelit-belit sampai saat pengumunan dan puncaknya KPU Pusat menyatakan PBB TMS di Provinsi Papua Barat pada satu kabupaten yakni Kabupaten Manokwari Selatan.

Atas hal tersebut, Yusril menegaskan bahwa PBB siap untuk menggugat KPU terkait keputusan yang disampaikan KPU tersebut. Yusril bahkan siap untuk mempidanakan pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan atau yang diduga terlibat penjegalan partainya tersebut sebagai kontestan Pemilu 2019.

Yusril merasa partainya sangat dirugikan dan dipermainkan KPU. Pakar hukum tata negara itu pun berencana untuk mengajukan gugatan, baik perdata maupun pidana, terhadap KPU Papua dan KPU Pusat.

“Kami akan membongkar dugaan bahwa ada konspirasi yang menggagalkan PBB ikut Pemilu dengan memperalat KPU. Semuanya bukan saja akan kami gugat secara perdata, tapi juga akan kami lawan secara pidana,” tegas Yusril.

Sebagaimana diketahui KPU telah mengumumkan hasil penelitian dan verifikasi administrasi kepengurusan partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Hasilnya, ada 14 Parpol yang dinyatakan lolos verifikasi, terdiri dari 10 parpol peserta Pemilu 2014, yaitu PAN, PDIP, PKS, PPP, PKB, Gerindra, Golkar, Nasdem, Demokrat dan partai Hanura. Serta empat partai baru, yakni Partai Garuda, Perindo, Berkarya dan PSI.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait