Rabu, 30 November 22

Waspada Pohon Tumbang, Pemkot Bogor Produksi Ratusan ‘KTP Non Elektronik’

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tahun ini berencana mengeluarkan 400 hingga 500 KTP tanpa melalui proses elektronik sebagaimana lazimnya. Tapi, KTP yang dimaksud bukan Kartu Tanda Penduduk, melainkan Kartu Tanda Pohon. Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditunjuk  memproduksi KTP tersebut yakni Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim). Program KTP-nisasi tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya pohon tumbang. Sebagaimana diketahui, Senin (10/4/17) lalu, saat terjadi hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor, di beberapa tempat terjadi pohon tumbang.

Kepala Seksi Pemeliharaan Taman di Disperumkim Kota Bogor Erwin Gunawan diruang kerjanya, Kamis (13/04/2017) menyebutkan, tercatat pohon-pohon yang sudah diteliti dan di KTP-nisasi dari pertengahan tahun 2016 sampai akhir tahun 2016 sebanyak 338 pohon. Pohon yang sudah diteliti tersebut sudah diberi label merah, kuning dan hijau.

“Jika berwarna merah menandakan kondisi pohon sudah rapuh atau keropos, warna kuning pohon dalam kondisi sedang sakit atau harus mendapatkan perawatan dan warna hijau pohon dalam kondisi sehat atau aman,” kata Erwin kepada awak media.

Erwin menambahkan, pohon yang sudah dilabeli dan diteliti dengan menggunakan alat Sonic Tomograph tersebut tersebar di beberapa ruas jalan di Kota Bogor terutama di jalan-jalan protokol seperti di jalan Kapten Muslihat sebanyak 6 pohon, jalan Sumeru 121 pohon, jalan Pemuda 31 pohon, jalan Dadali 9 pohon, jalan Pajajaran 38 pohon dan yang terbanyak yakni di jalan Ahmad Yani, jalan Sudirman, jalan Ir. H DJuanda dan jalan Salak. “Kurang lebih ada 10 lokasi yang sudah di teliti dan diberi label,” tuturnya.

Ia menambahkan, tahun ini pihaknya akan melanjutkan penelitian terhadap pohon-pohon yang belum diperiksa. Pohon-pohon itu tersebar di beberapa ruas jalan, bahkan ada beberapa diantaranya yang belum sempat diteliti karena sudah tumbang dan patah dahan. “Tahun ini kami akan tingkatkan KTP-nisasi pohon disamping pemeliharaan rutin yang setiap hari dilakukan petugas dilapangan,” tuntasnya.

Sebagaimana pernah diwartakan sebelumnya, 3 hari sebelumnya saat sore pada waktu yang nyaris bersamaan, diketahui terdapat beberapa kejadian pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, pohon tumbang terjadi di wilayah Jalan NV. Sidik, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, terjadi dahan patah yang menimpa kabel listrik dan minibus. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Selanjutnya, terjadi pohon tumbang di Jalan Durian Raya depan Eks Balebinarum, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Kejadian ini, mengakibatkan 1 unit motor ojek online milik Muhammad Ardi, mengalami kerusakan dibagian badan motor. Beruntung pengemudi dan penumpang ojek online tidak mengalami luka.

Kemudian, pohon tumbang di Perumahan Villa Citra, Jalan Gandaria Blom E3, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, yang mengancam rumah Wiryana. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Di tempat berbeda, pohon tumbang menimpa dua rumah milik Hali dan Ato di Rt 02/01 Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan. Tumbangnya pohon menyebabkan keeusakan pada bagian dapur dan kamar tidur. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut.

Seterusnya, pohon tumbang juga menimpa atap rumah roboh milik Rosmiati (62 thn) di wilayah Baranangsiang Rt 05/ 07 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Dan, pohon hampir tumbang juga terjadi di Bantarkemang dekat Baranang Siang Indah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait