Rabu, 25 Mei 22

Utut Adianto Resmi Pimpin PB PERCASI Periode 2017-2021

Grandmaster (GM) Utut Adianto resmi dipilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) periode 2017-2021.

Utut dipilih secara aklamasi oleh perwakilan 32 pengurus provinsi (Pengprov) Percasi yang tercatat hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) Percasi ke-28 di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/7/2017).

Penyerahan Pataka organisasi oleh Ketua Umum PB Percasi periode 2013-2017 Hashim S. Djojohadikusumo kepada Utut Adianto, menandai peralihan pimpinan organisasi Catur yang berdiri pada 1948 itu.

Terpilihnya Utut Adianto yang notabene berlatar belakang pecatur kelas dunia bergelar GM Super, dapat dikatakan sebagai sejarah baru dalam kepemimpinan di organisasi tersebut.

Sebelumnya, posisi itu berganti-ganti dan pada umumnya diisi sejumlah sosok berlatar belakang birokrat, intelektual, militer, atau pengusaha.

Sepanjang sejarah kepengurusan PB Percasi, Utut merupakan figur Ketua Umum yang ke-19 sejak Dr. Soewito Mangkusuwondo didapuk sebagai Ketua Umum pertama pada periode 1950-1954.

“Sudah saatnya PB Percasi dipimpin oleh seorang pecatur bergelar GM yang tahu betul seluk-beluk organisasi ini dan memiliki hubungan baik dengan FIDE (organisasi Catur internasional-red), serta punya jaringan dan ikatan khusus dengan pecatur dari beragam latar belakang dan usia di seluruh Indonesia,” kata Hashim.

Sementara itu, Utut Adianto memaknai jabatan barunya di PB Percasi merupakan sebuah panggilan (vocatio) dan bukan semata-mata sebagai pekerjaan (job) atau karir.

Karenanya, Ia mengatakan akan semaksimal mungkin menjadikan PB Percasi sebagai fasilitator dalam membina dan meningkatkan prestasi pecatur Indonesia, termasuk meningkatkan elo rating pecatur lewat berbagai turnamen.

“Program jangka pendek berupa pelatihan dan turnamen tidak boleh putus. Itu yang kami akan fasilitasi,” kata Utut.

“Kami tahu banyak pecatur berbakat yang tersebar di seluruh Indonesia. Karena itu, kami akan melakukan pembinaan maksimal. Kami juga akan mengadakan sejumlah turnamen elo rating internasional termasuk menggelar liga catur nasional,” tambahnya.

Pada berbagai kesempatan, Utut mengatakan percaya bahwa pembinaan yang baik dan berkelanjutan khususnya bagi pecatur usia muda, serta kesempatan pecatur untuk berkompetisi dalam berbagai kejuaraan atau turnamen, akan menandai berjalannya regenerasi pecatur Indonesia yang kuat, berprestasi, dan berkelas dunia.

“Pecatur kuat dan berprestasi itu adalah hasil program pembinaan dan latihan keras secara terus-menerus. Hal itu tak bisa diperoleh secara instan dan bukan ditandai oleh hasil pada satu-dua turnamen,” ujarnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Utut mengatakan akan mengajak keterlibatan berbagai stakeholder termasuk pihak swasta untuk menjadi sponsor Catur Indonesia.

Sementara itu, terkait susunan kepengurusan PB Percasi selama empat tahun ke depan, Utut Adianto yang ditetapkan Munas sebagai ketua formatur sesuai AD/ART organisasi akan dibantu oleh beberapa anggota formatur yang ditunjuknya.

Selain itu, sidang pleno Munas yang dipimpin Rusdi Taher, itu juga menerima pertanggungjawaban kegiatan dan keuangan kepengurusan PB Percasi periode 2013-2017.

Munas kali ini juga memutuskan tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-47 pada 2018 mendatang digelar di Provinsi Aceh, dengan cadangan Provinsi Maluku.

Berikut adalah daftar Ketua Umum PB Percasi sejak 1950 hingga saat ini:

1. Dr Soewito Mangkusuwondo (1950-1954)
2. Soeratno Sastroamijojo (1955-1956)
3. F.K.N Harahap (1956-1964)
4. Mr Max Maramis (1964-1964)
5. Letkol Junus Samosir (1964-1967)
6. Mayjen TNI Dr. Azis Saleh (1967-1975)
7. Drs. Soemantri (1975-1979)
8. Djokomoeljo Mangoenprawiro (1979-1982)
9. Letjen TNI Wahono (1982-1985)
10. Prof Dr Mochtar Kusumatmadja, SH (1985-1990)
11. Mohammad (Bob) Hasan (1990-1994)
12. Ir Akbar Tanjung (1994-1998)
13. Bambang Rachmadi (1999-2000)
14. Machnan R. Kamaludin (2000-2003)
15. Jeffrie Geovanie (2003-2004)
16. Eddie Widiono (2004-2010)
17. Hashim S. Djojohadikusumo (2010-2013)
18. Hashim S. Djojohadikusumo (2013-2017)
19. Drs. GM Utut Adianto (2017-2021)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait