Senin, 27 Juni 22

Usai Bom Solo, Presiden Imbau Masyarakat Tenang

Teror bom binuh diri kembali terjadi di Indonesia, kali ini di Solo, seorang pelaku bom bunuh diri tewas setelah meledakkan diri di halaman kantor Mapolresta Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 07.35 WIB, Selasa (05/07).

Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo mengimbau kepada masyarakat Indonesia, khususnya Kota Solo, Jawa Tengah untuk tetap tenang menjalankan ibadah puasa usai tragedi ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Solo pada Selasa pagi.

“Saya telpon dan aparat sudah bisa mengendalikan keadaan yang ada dan kita berharap masyarakat tenang tetapi juga waspada karena besok kita sudah masuk ke hari raya Idul Fitri,” kata Jokowi dalam konferensi pers di Hotel Grand Inna Muara, Kota Padang pada Selasa (5/7).

Presiden sendiri telah memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk mengusut tuntas jaringan pelaku bom bunuh diri tersebut.

Jokowi meminta Polri mengejar dan menangkap jaringan bom yang terjadi di Mapolresta Solo pada sekitar pukul 08.00 WIB itu.

Presiden akan terus berkoordinasi dengan Polri terkait tindaklanjut pengejaran jaringan otak bom bunuh diri yang terjadi satu hari sebelum Idul Fitri 1437 H.

Kepala Negara juga meminta kepada masyarakat agar tidak perlu takut menghadapi teror.

“Sekali lagi kita mengharap masyarakat tetap tenang menjalankan ibadah terakhir puasa hari ini dengan khusyuk,” ujar Presiden.

Jokowi juga menegaskan rencana kunjungan kerja dan silaturahim ke Solo dan Yogyakarta pada 6-9 Juli 2016 akan tetap berlangsung sesuai rencana.

Presiden sedang melakukan kunjungan di Padang untuk kunjungan kerja dan bersilaturahim bersama masyarakat Kota Padang untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait