Jumat, 30 September 22

Trump Tuduh Pilpres AS akan Curang

Donald Trump, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, membuat pernyataan lewat akun twitter-nya @realDonaldTrump yang makin meragukan legitimasi Pemilu AS bahwa dia meyakini hasil Pemilu akan curang di banyak tempat pemungutan suara.

Padahal, beberapa jam sebelumnya calon wakil presiden pendampingnya, Mike Pence, memastikan bahwa Partai Republik akan menerima apapun hasil Pemilu Presiden Amerika Serikat pada 8 November 2016 mendatang, antara Trump melawan calon presiden dari Demokrat, Hillary Clinton.

“Pemilu jelas-jelas telah dicurangi oleh media yang tidak jujur dan bias mendukung Hillary Bajingan, tapi juga (dicurangi) di banyak bilik suara, SEDIH,” cuit Trump di twitter-nya, Minggu waktu setempat.

“Pemilu telah dicurangi oleh media, lewat upaya terkoordinasi bersama kampanye Clinton, dengan mengabarkan kisah-kisah yang tidak pernah terjadi menjadi berita!”, sambung Trump.

Pernyataannya ini membangkitkan keraguan baik dari pihak Republik maupun Demokrat, apakah dia akan menerima kekalahan dari Hillary Clinton nanti.

Screenshot_2016-10-17-09-26-06-1

Trump sudah menyatakan setelah debat calon presiden yang pertama September lalu bahwa dia pasti akan menerima hasil Pemilu. Namun beberapa hari kemudian dia malah berkata kepada New York Times bahwa “Kami akan melihat apa yang akan terjadi.”

Dia juga mendesak para pendukungnya untuk mengawasi tempat pemungutan suara untuk mencegah pencurian suara yang oleh beberapa pakar disebut sebagai anjuran untuk mengintimidasi pemilih, demikian Reuters.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait