Rabu, 30 November 22

Tatap Pilkada Bogor 2018, Partai Golkar Mulai Panaskan Mesin

Kader Partai Golkar memiliki hak yang sama untuk maju sebagai calonan bupati dalam Pilkada Bogor tahun 2018 nanti. Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi.

“Ya semua kader mempunyai hak yang sama, tapi harus melalui tahapan di internal partai,”  tukasnya saat diwawancarai indeksberita.com, baru-baru ini.

Saat gelar Rakerda Partai Golkar yang digelar di Gedung Dharmawan Park Sentul Bogor, kemarin, disampaikannya juga bahwa Partai Golkar salah satu agendanya membahas pilkada Bogor yang akan berlangsung tahun depan, serta kriteria figur calon Bupati Bogor yang akan diusung, juga visi dan misi Partai Golkar kedepan.

“Tidak hanya membahas Pilkada dan Pilgub, kami juga  membahas Pileg. Makanya Rakerda tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya.  Dalam Rakerda kami membahas program-program, namum tak lepas dari agenda utama yakni soal rekomendasi nama calon kepala daerah,” ujarnya.

Rakerda tersebut digelar untuk memanaskan mesin partai jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor 2018 mendatang. Terkait siapa figur yang akan dipilih Partai Golkar, politisi Golkar yang juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini mengatakan, menyerahkan sepenuhnya ke mekanisme partai. Menurutnya, siapa pun yang akan mendapat rekomendasi dari DPP nanti, harus mengikuti segala tahapan yang ada dalam partai.

“Siapa pun kader yang namanya keluar untuk direkomendasikan sebagai balon bupati nanti, seluruh kader dan elemen partai harus menghormatinya. Karena ini sudah menjadi keputusan partai secara kolektif,” tegasnya.

Sebagai informasi, sejauh ini akar rumput Partai Golkar diketahui lebih banyak mendukung Ade Ruhendi untuk maju sebagai calon bupati. Terkait dengan siapa yang akan menjadi pasangannya dalam bursa Pilkada Bogor 2018 mendatang dan partai yang akan menjadi mitra, pimpinan Partai Golkar Kabupaten Bogor ini belum memberikan jawaban.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait