Rabu, 6 Juli 22

Survey SMRC : Elektabilitas Ahok-Djarot Naik, Perbedaan Elektabilitas hanya 1%

Bertempat di Cikini Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017), SMRC (Saiful Mujani Research & Consulting) kembali merilis hasil survei Pilkada Jakarta. Dalam presentasinya Denny menunjukan bahwa dalam satu bulan terjadi perubahan elektabilitas, jika dibandingkan dengan survey di periode sebelumnya. Menurutnya elektabilitas Ahok-Djarot naik sedangkan Anies-Sandy turun.

“Ada kenaikan elektabilitas Pasangan Ahok-Djarot sebesar 3.1%, dan penurunan elektabilitas Pasangan Anis-Sandy sebesar 2,8%,” ujar Denny.

Menurut Deni, faktor-faktor tersebut yang menyebabkan perbedaan elektabilitas di kedua calon semakin mengecil. Sebelumnya perbedaan elektabilitasnya adalah 6,9% untuk keunngulan Anies-Sandy, sekarang perbedaan elektabilitasnya hanya 1%. “Saat ini elektabilitas Ahok-Djarot 46,9% sedang Anis-Sandy 47,9%. Yang belum tahu sekitar 5,2%,” ujar Deni.

IMG-20170412-WA0309Survei ini dilakukan terhadap  800 responden, yang diwawancarai dengan metode face to face interview. Penyebaran responden sendiri dilakukan dengan metode stratified systematic random sampling.

Jumlah sampel yang dapat diwawancara secara valid sebanyak 446 responden dan data inilah yang dianalisis. Margin of error survei sebesar 4,7%. Hasil survey itu dipresentasikan oleh peneliti SMRC Deni Irvani.

Alasan utama dalam Menentukan Pilihan

Survey juga mengidentifikasi besaran faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan. Ada 8 alasan utama, dari sekian banyak alasan, yang menjadi alasan pemilih dalam menentukan pilihan.

Memilih kandidat yang terbukti hasil kerjanya 20% pemilih. Memilih karena kesamaan agamanya dengan kandidat 16,7% pemilih. Memilih kandidat yang pengalaman di pemerintahan 16,5% pemilih.  Memilih karena kandidat jujur/bersih 9,9% pemilih. Memilih kandidat yang tegas dan berwibawa 9,6%. Memilih kandidat yang perhatian pada rakyat 8,2% pemilih. Memilih kandidat yang pintar/berpendidikan 6,6%. Memilih kandidat yang ramah/santun 5,7% pemilih.

IMG-20170412-WA0310

Dari 8 alasan utama tersebut, tiga alasan utama mereka memilih Ahok-Djarot adalah:

Memilih Ahok-Djarot karena sudah terbukti hasil kerjanya sebanyak 41%. Memilih Ahok karena pengalamannya 22,3%. Dan memilih Ahok karena bersih dan bebas KKN sebesar 12,7%.

Sedangkan 3 alasan utama memilih Anies-Sandy, adalah:

Memilih karena kesamaan agama sebesar 32,4%. Memilih karena kandidatnya pintar/berpendidikan 11,5%, dan memilih karena kandidat berpengalaman di pemerintahan 11%.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait