Jumat, 30 September 22

Survey LSI: Meski Turun, Ahok-Djarot Tetap Unggul

Hasil survey terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan, bila pilgub DKI dilakukan pada bulan ini, November 2016, maka pasangan dengan nomor urut 2, yakni Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) tetap unggul dibanding kedua paslon lainnya.

Hal itu disampaikan peneliti LSI, Adjie Alfaraby di kantor LSI Denny JA di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/11).

“Jika Pilgub DKI dilaksanakan pada saat survei dilakukan, pada November 2016, maka ketiga kandidat bersaing ketat. Tetapi pasangan Ahok-Djarot tetap menduduki peringkat teratas,” kata Adjie.

IMG_4887

Pasangan Ahok-Djarot unggul dengan dukungan sebesar 24,6 persen, diikuti pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebesar 20,9 persen, dan di tempat ketiga, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat dukungan 20 persen.

Sementara, survey ini mencatat mereka yang menyatakan rahasia, tidak menjawab, dan belum memutuskan sebesar 34,5 persen.

IMG_4886

Meski unggul, lanjutnya, elektabilitas Ahok turun bila dibanding hasil survei LSI Oktober 2016. Ketika itu elektabilitasnya mencapai 31,4 persen.

“Kasus dugaan penistaan agama atau kasus Al Maidah adalah salah satu faktor utama turunnya suara Ahok di November 2016,” terangnya.

Survei ini dilakukan pada 31 Oktober-5 November 2016 di Jakarta secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini adalah plus-minus 4,8 persen.

Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset, terdiri dari focus group discussion (FGD), media analisis, dan indepth interview.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait