Selasa, 5 Juli 22

Sepanjang Tahun 2017, Sudah 18 Mahasiswa Indonesia di Mesir yang Dideportasi

Lima orang mahasiswa Indonesia di Mesir, ditangkap di kawasan Tabbah, kota Nasr, dalam operasi keamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan Mesir. Dari informasi yang kami dapat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir, sudah 18 mahasiswa Indonesia di Mesir yang dideportasi.

Dari lima orang yang ditangkap terakhir, dua orang sudah dilepaskan, dua orang lagi dideportasi, sedangkan seorang lagi masih dalam proses penahanan. Dari informasi KBRI di Mesir pula kami ketahui bahwa mahasiswa Indonesia yang masih ditahan tersebut bernama Muhammad Fitrah Nur Akbar.

Pihak KBRI menjelaskan bahwa mereka belum mendapat notifikasi resmi dari pemerintah mesir mengenai alasan yang jelas tentang penangkapan tersebut. Pihak kemanan hanya menyatakan bahwa penangkapan dilakukan untuk ‘keamanan nasional”.

“KBRI Kairo belum menerima notifikasi maupun keputusan dari Pemerintah Mesir terkait satu orang WNI Mahasiswa yang masih ditahan oleh Aparat Keamanan di Kantor Polisi Nasr City II atas nama Sdr. Muhammad Fitrah Nur Akbar,” kata Helmy di Kairo lewat pesan tertulisnya (6/12/2017)

Yang jelas pihak KBRI saat ini sedang mengupayakn pembebasan Muhammad Fitrah Nur Akbar, yang masih ditahan oleh pihak keamanan, dengan menyampaikan nota diplomatik kepada Kemlu Mesir, Grand Shekh Al Azhar dan National Security, Kementerian Dalam Negeri Mesir.

Helmy juga menjelaskan, untuk dua orang mahasiswa yang dideportasi, pihak KBRI sudah memfasilitasi pemulangan keduanya, pada 30 November 2017. Sebelumnya pada tanggal 8 Juli 2018, pihak KBRI juga memfasilitasi dan mendampingi 4 mahasiswa Indonesia yang dideportasi pemerintah Mesir. Keempat mahasiswa tersebut adalah Rifai Mujahidin al Haq (Mahasiswa tingkat II, Fakultas Usuludin, Universitas Al Azhar, asal Balikpapan), Adi Kurniawan (Mahasiswa S2 Al Azhar) asal dari Bandung), Achmad Affandy Abdul Muis (Mahasiswa Tingkat Pertama, Fakultas Syariah, Al Azhar asal dari Lampung) dan Mufqi Al Banna (Mahasiswa Tingkat I, Fakultas Syariah, Jurusan Syariah Islamiyah, Universitas Al-Azhar).

“Sampai saat ini, pihak KBRI sudah memfasilitasi pemulangan 18 pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir yang dideportasi,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait