Kamis, 30 Juni 22

Seknas Jokowi: Tidak Ada Pernyataan Presiden Dukung Ahok

 

Mau secara eksplisit atau mau implisit, enggak mungkinlah Jokowi menyebut dukungan. Beliau kan presiden, negarawan, jadi bukan saatnya lagi dukung mendukung…”
 
Ketua Umum Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Mohamad Yamin mengatakan, dalam pertemua  antara Presiden Joko Widodo dengan enam pimpinan relawan di Istana Negara, Jumat (24/6/2016), tidak ada pernyataan Jokowi mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada di DKI Jakarta tahun 2017.

Dalam pertemuan itu, kata Yamin, Jokowi sama sekali tidak bicara tentang dukungan terhadap Ahok, melainkan hanya bicara seputar Lebaran.

“Presiden kan bicara panjang lebar tentang angkutan Lebaran. Relawan di semua daerah diminta memantau dan memberi masukan melalui nomor khusus,” kata Yamin di Jakarta, Sabtu (25/6).

Yamin, yang ikut dalam pertemuan dengan Jokowi merasa perlu memberikan klarifikasi, setelah Koordinator Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) Kartika Djoemadi mengatakan bahwa dalam pertemuan Jokowi secara implisit memberi dukungan kepada Ahok.

“Mau secara eksplisit atau mau implisit, enggak mungkinlah Jokowi menyebut dukungan. Beliau kan presiden, negarawan, jadi bukan saatnya lagi dukung mendukung. Tugas kita semua menjaga presiden sebagai negarawan,” katanya.

Menurut Yamin, Kartika mungkin saja bertemu Presiden Jokowi pada hari Jumat 24 Juni 2016, tapi bukan dalam rombongan yang enam orang.
 
“Jadi kami heran juga seakan-akan dalam pertemuan dengan 6 Relawan, Jokowi menyebut dukungan kepada Ahok,” kata Yamin.

Jokowi bicara tentang pemantauan angkutan Lebaran. Selanjutnya, Relawan bicara tentang penegakan hukum agar investor asing jangan menjadi takut. Juga bertanya soal Pilkada DKI Jakarta.
 
Menjawab pertanyaan Relawan mengenai Jakarta, Jokowi hanya menjawab: “0Jangan gaduh saja,” imbuh Ketua Umum BaraJP Sihol manulang yang mendampingi Yamin.
- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait