Selasa, 6 Desember 22

Sekjen PDI Perjuangan Apresiasi Kerjasama Parpol dan Relawan Pengusung Ahok-Djarot

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengapresiasi kerjasama yang terbangun baik antara partai politik dengan relawan serta berbagai komponen masyarakat Jakarta yang telah berhasil menghantarkan pasangan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memenangkan putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan perolehan suara sebesar 42.96%.

“Kami sungguh memberikan apresiasi atas kerjasama tersebut. Semua pihak telah berkeringat untuk Jakarta yang bebas korupsi, manusiawi, dan berkemajuan,” kata Hasto dalam keterangannya, Senin (20/2/2017).

“Kerjasama PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, dan PPP Djan Faridz yang menyatu dengan relawan merupakan kerja politik yang saling mengisi dan melengkapi. Tanpa mereka semua, mustahil berbagai serangan tajam tersebut bisa diatasi.

Selain itu, menurut Hasto, perolehan suara Ahok-Djarot tersebut juga mencerminkan besarnya harapan masyarakat Jakarta kepada pasangan itu untuk melanjutkan pembangunan di Jakarta yang lebih baik lagi.

Menghadapi pemilihan putaran kedua, Hasto menegaskan tekadnya untuk menjalin kerjasama dengan parpol lain seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang pada putaran pertama mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana bersama Partai Demokrat.

“Kerjasama tersebut sangat penting. Komunikasi politik akan kami intensifkan, meskipun demikian keputusan untuk dukung Ahok Djarot kami serahkan pada kedaulatan setiap partai. Pada saat bersamaan kerjasama dg Golkar, Hanura dan Nasdem akan terus ditingkatkan. Sebab setiap Parpol punya keuanggulan dan ruang lingkup kerja yang saling melengkapi,” tambahnya.

Hasto juga mengapresiasi dan menegaskan pentingnya peran relawan. “Relawan telah mengambil peran yang sangat penting. Kreativitas dan spontanitas dukungan relawan Ahok-Djarot telah memberi warna tersendiri. Para relawan telah memperluas basis dukungan Badja. Dengan kreativitasnya, mereka mampu menampilkan kampanye yang menampilkan kinerja Ahok-Djarot dengan programnya yang konkret dan membumi,” ujarnya.

Perpaduan kekuatan Partai, relawan, dan pergerakan masyarakat DKI untuk mendukung pemimpin yang tegas memerangi korupsi, menurut Hasto, menjadi modal untuk memenangkan putaran kedua Pilkada DKI yang akan digelar pada 19 April 2017 mendatang.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait