Rabu, 30 November 22

RUPS Tahun Buku 2016 Terjadi Perubahan Jajaran Direksi Telkom

Dalam Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Telkom, selain memutuskan pembagian deviden sebesar Rp.136,74 perlembar saham, juga memutuskan adanya perubahan Jajaran Direksi Telkom. Perombakan ini sebagai konsekuensi atas pergeseran tiga direksi Telkom, yang diangkat menjadi direktur utama dan anggota dewan direksi di BUMN lainnya.

Ketiga direksi Telkom yang bergeser ke BUMN lain adalah, Honesti Basir yang sebelumnya menjadi Direktur Wholesale and International Service, ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Muhammad Awaluddin Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom, diangkat menjadi Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Tbk. Sedangkan Indra Utoyo Direktur Digital and Strategic Portofolio Telkom, kini berada dalam jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Perubahan Jajaran Direksi Telkom

Keputusan RUPS Telkom, pemegang saham menunjuk Zulhelfi Abidin, yang semula menjabat Direktur Operasional PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi Direktur Network and Information Technology Solution, menggantikan Abdus Somad Arief. Dan Abdus Somad menjdi Direktur Wholesale and International Service, menggantikan Honesti Basir yang menjadi Dirut Kimia Farma.

Mas’ud Khamid, Direktur Sales PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dipromosikan menjadi Direktur Consumer Service Telkom menggantikan Dian Rachmawan. Sedangkan, Dian mengalami perubahan posisi menjadi Direktur Enterprise and Business Service menggantikan Muhammad Awaludin, yang menjadi Dirut Angkasa Pura.

David Bangun, yang sebelumnya menjabat Dirut Mitratel (PT Dayamitra Telekomunikasi), juga mengalami kenaikan jabatan menjadi Direktur Digital and Strategic Portofolio menggantikan Indra Utoyo.

Direktur Utama Telkom Alex Sinaga menyampaikan, para pemegang saham tentu memiliki perrimbangan tersendiri dengan adanya perubahan jajaran direksi telkom tersebut. “Kementerian BUMN sebagai wakil pemerintah yang memiliki mayoritas saham Telkom, tentu memiliki pertimbangan tersendiri atas perombakan jajaran direksi di Telkom” ujarnya, Jumat, (21/4/2017).

Perubahan ini menurut Alex, otomatis akan berakibat pada perubahan susunan direksi di Telkomsel dan Mitratel. “Ini merupakan konsekuensi yang harus dilakukan karena petinggi di kedua perusahaan telah dipromosikan menjadi direksi di Telkom,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait