Minggu, 25 September 22

RSUD Kabupaten Bogor Bebas Vaksin Palsu

BOGOR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Camelia W Sumariana menghimbau agar berhati-hati dengan peredaran vaksin palsu. Dia meminta masyarakat untuk imunisasi di Posyandu yang dibina oleh Puskesmas dan layanan kesehatan milik pemerintah.

“Untuk mengetahui produk asli atau palsu memang harus melalui uji laboratorium. Mayoritas vaksin produk PT. Biofarma dilengkapi dengan VVW (Vaksin Vial Monitor) yang merupakan alat pantau paparan suhu panas yang sangat sensitive perubahan warnanya akibat paparan suhu,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (29/6/2016).

Kadinkes juga menyampaikan,secara kasat mata produk palsu dapat dibedakan dari bentuk kemasan yang lebih kasar dan nomor batch. Sejauh ini di wilayah Kabupaten Bogor bvelum ditemukan adanya vaksin palsu.

“Vaksin yang dimiliki oleh pemerintah termasuk Pemerintah Kabupaten Bogor aman karena langsung didapat dari PT Biofarma. Meski begitu, Dinkes tetap mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan puskemas harus tetap waspada dan melakukan pengecekan di klinik yang ada di wilayah kerja,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bogor, Yoeswar Darisan membenarkan RSUD dan semua puskesmas di Kabupaten Bogor sudah terjamin menggunakan vaksin asli karena melalui proses lelang. Namun, tidak menutup kemungkinan vaksin palsu beredar di rumah sakit swasta.

“Saya tidak pungkiri ada beberapa rumah sakit yang menggunakan (red.vaksin palsu itu). Saya mengimbau kepada pihak rumah sakit swasta yang menemukan agar segera menghentikan pengunaan vaksin palsu. Belilah vaksin dari perusahaan yang sah, meski harganya lebih mahal,” tuntasnya. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait