Minggu, 14 Agustus 22

Ribuan Massa Kukuhkan Ikrar Persatuan Bangsa

BOGOR – Ribuan massa ormas, pelajar SMA/SMK, instansi pemerintah daerah, TNI dan Polri dengan menggeunakan ikat kepala merah putih gelar apel akbar Nusantara Bersatu di GOR Padjajaran Kota Bogor, Rabu (30/11/2016). Apel bertajuk “Mari Kita Mantapkan Nusantara Bersatu” dilaksanakan untuk mengukuhkan semangat persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wakil Walikota, Usmar Harimar mengawali sambutan didampingi jajaran unsur Muspida Kota Bogor. Dia menyampaikan, NKRI sudah final dan persatuan bangsa merupakan hal yang mutlak.

“Kita bersama-sama akan mengawal negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI harga mati. Kita akan melawan segala macam rongrongan yang akan mengganggu keutuhan NKRI,” tegas Usmar dalam orasinya, Rabu (30/11/2016).

Apel Nusantara Bersatu juga diisi dengan pembacaan puisi, atraksi kesenian, dan orasi dari berbagai ormas. Pada kesempatan itu, lima prajurit TNI perwakilan Yonif 315 Garuda Kota Bogor juga membacakan puisi ajakan persatuan bangsa.

“Kami berdiri bersamaan hadirnya Indonesia dari latarbelakang berbeda. Saya seorang Islam, saya seorang Kristen, saya seorang Budha, saya seorang Hindu yang berbahagia dibawah langit Merah Putih. Dan, siapakah kau jika mengusik rasa damai kami?,” demikian penggalan puisi yang dibacakan lima prajurit TNI AD secara bergantian.

Sementara, Bagus dan Octa perwakilan Front Pembela Indonesia dalam orasinya di atas panggung mengajak siapa pun dengan segala perbedaan latarbelakang untuk kembali mengukuhkan makna bersaudara.

“Meski belakangan ini dibanyak tempat tengah dilanda musim hujan, bukan berarti kita juga ikut menciptakan musim hujat. Sadarilah, kita adalah mahluk sosial. Bukan mahluk media sosial. Kepada para pemilik Pancasila, kepda para penghuni langit Indonesia, jadilah duta damai. Jadilah jubir kebangsaan, untuk menyampaikan kepada siapa pun jangan usik kedamaian di bumi kebhinekaan,” ujar kedua perwakilan FPI Merah Putih yang belum lama ini dideklarasikan.

Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Mukhamad Albar saat diwawancarai indeksberita.com disela acara mengatakan, kegiatan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan aksi bela Islam jilid III pada 2 Desember 2016 mendatang.

“Kegiatan ini murni tidak ada keterkaitan dengan aksi 212 nanti. Kalau aksi itu hak masing – masing, anspirasi masing. Dan, ini bukan aksi tandingan, bukan aksi mendukung, ini murni kita menyampaikan kepeda masyarakat, bahwa pentingnya menjaga keutuhan persatuan NKRI. Jadi, yang berangkat nanti silahkan berangkat, yang tidak berangkat jangan melarang yang berangkat,” tegasnya. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait