Jumat, 9 Desember 22

Reshuffle Kabinet, Zulkifli Hasan: PAN Tidak Minta-minta

“Reshuffle itu haknya bapak Presiden. Kalau untuk urusan kepentingan negara, PAN selalu siap, tapi kami tidak meminta-minta.”

Jakarta – Terkait reshuffle atau perombakan kabinet, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pihaknya selalu siap. Meski begitu, pihaknya tidak akan meminta-minta atau menentukan apapun karena hal itu merupakan hak penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Reshuffle itu haknya bapak Presiden. Kalau untuk urusan kepentingan negara, PAN selalu siap, tapi kami tidak meminta-minta,” ujar Zulkifli usai membuka Rakernas PAN di Jakarta Expo Center Kemayoran, Minggu (29/5/2016) malam.

Dengan demikian, lanjut Zulkifli, PAN tidak menyiapkan atau memiliih kader yang akan diajukan bergabung dalam kabinet.

Menurut Zulkifli, hal yang pasti adalah bahwa apabila Presiden Jokowi memang meminta PAN bergabung maka akan pihaknya akan memberikan dukungan dan kontribusi terbaik bagi pemerintahan dan negara.

“Untuk apa pun kepentingan negara kami siap, bahkan untuk bergabung tanpa syarat. Asalkan Pak Jokowi dan Jusuf Kalla melaksanakan janji-janjinya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Zulkifli tidak membantah bahwa dirinya kerap bertemu dengan Presiden Jokowi. Namun menurutnya, agenda pertemuan itu hanya membicarakan sejumlah program dan kebijakan pemerintah yang didukung PAN karena berorientasi kepada kemajuan ekonomi, keamanan, dan lain sebagainya.

“Misalnya dengan dikeluarkannya Perppu (hukuman) kebiri, kami langsung setuju dan akan dukung di DPR. Lalu tax amnesty, kita juga akan dukung supaya cepat selesai di DPR. itu bentuk dukungan kita pada pemerintah agar bisa mewujudkan kesejahteraan nasional,” ujarnya.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN akan berlangsung hingga Senin (30/5) hari ini.

 

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait