Kamis, 11 Agustus 22

Rencana Studi Amdal Bandara Baru Yogyakarta

YOGYAKARTA – Hari ini (31/10), di beberapa harian nasional dan lokal Yogyakarta ada iklan pengumuman rencana studi Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Pengumuman itu dipasang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan PT. Angkasa Pura I.

Dalam iklan itu, Angkasa Pura bermaksud melaksanakan pekerjaan Studi Amdal pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport. Bandara akan memakai lahan seluas 737 hektar, dengan panjang landas pacu 3.250 meter. Tipe terminal dual loading linear dengan luas 130.000 meter persegi.

Lokasi kegiatan Amdal adalah Desa Palihan, Desa Glagah, Desa Jangkeran, Desa Sundutan, Desa Kebon Rojo, Kecamatan Temon dan Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta.

Dampak positif dari proyek bandara ini adalah terbukanya kesempatan kerja dan peningkatan peluang usaha (tahap konstruksi dan operasi), peningkatan pendapatan masyarakat dan daerah, dan meningkatnya kualitas pelayanan transportasi (tahap operasi).

Sedangkan dampak negatif tahap konstruksi antara lain Penurunan Kualitas Udara, Peningkatan Kebisingan, Peningkatan Getaran, Gangguan Flora dan Fauna, Gangguan Lalu Lintas, serta Perubahan Sikap dan Persepsi Masyarakat. Untuk tahap operasi dapa berupa Peningkatan Getaran dan Kebisingan.

Sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 17 Tahun 2012 tentang pedoman keterlibatan Masyarakat Dalam Proses Amdal dan Izin Lingkungan, maka PT Angkasa Puta ! meminta saran, pendapat dan tanggapan masyarakat sebagai bahan kajiam dan evaluasi dalam Studi Amdal. Angkasa Pura memberi waktu sepuluh hari untuk penyampaian saran, pendapat dan tanggapan masyarakat.

.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait