Kamis, 30 Juni 22

Ratusan Sopir Angkot Duduki Balaikota Bogor

BOGOR – Merasa merugi akibat dipermanenkannya Sistem Satu Arah (SSA), ratusan sopir angkutan kota (angkot) serbu Balaikota Bogor, Rabu (24/4/2016). Sejak pukul 09.00 WIB, para sopir angkot dari beberapa trayek seperti angkot 02 (Sukasari-Bubulak), 11 (Padjajaran-Pasar Bogor), 13 (Ramayana-Bantar Kemang), 06 (Ciheuleut-Ramayana), dan 08 (Warung Jambu-Ramayana) melakukan aksi long march dari Bale Binarum menyusuri jalan Padjajaran, Jalan Otista, Jalan Ir H Juanda, dan berakhir di depan Balaikota yang berseberangan dengan Istana Bogor.

Dalam orasinya, para sopir angkot menolak kebijakan SSA Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di seputar kawasan Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor dan mendesak agar rute dikembalikan seperti semula.

“Sopir angkot merasa kebijakan tersebut membuat rugi. Selain itu, kebijakan tersebut juga menurunkan penghasilan dari para sopir angkot,” kata koordinator aksi demo Empay Supardi sat diwawancarai indeksberita.com.
Saat unjuk rasa digelar, para sopir angkot minta Walikota Bima Arya segera menemui pendemo untuk menanggapi aspirasinya.

“Saya minta batalkan SAA karena sangat merugikan pendapatan kami,” teriak Asep dalam orasinya.
Pengemudi angkot itu juga mengeluhkan para wakil rakyat yang disebutnya tidak tanggap dengan persoalan rakyat kecil.

“Kami akan minta anggota dewan yang bergaji pakai uang rakyat untuk bisa memperjuangkan nasib sopir angkot dengan mengembalikan jalur lalu lintas seperti semula. Kami menyesalkan selama ini dewan tidak bersuara dan malah diam,”tandas Imron, pengemudi angkot trayek 13 menambahkan.

Hingga berita ini ditulis, pukul 13.00 WIB, ratusan sopir angkot masih belum beranjak dari lokasi demo di Balaikota Bogor. Sementara, Wallikota Bogor Bima Arya Sugiarto sendiri tidak terlihat menemui pengunjuk rasa.
Sebagai informasi, beberapa trayek yang terdampak karena dari kebijakan SSA yaitu angkot 08, 02, 14, 06, dan 12. Para pengemudi angkot semuanya bersuara seragam mengeluhkan pendapatan menurun. Akibat unjuk rasa ini beberapa penumpang dari Stasiun Bogor selama demo berlangsung kesulitan mencari kendaraan umum. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait