Kamis, 29 September 22

Program Orbit BEKRAF akan Seleksi Para Desainer Indonesia untuk Masuk Orbit

BEKRAF – Badan Ekonomi Kreatif terus berkreasi, kali ini dengan program baru, “Orbit”. Melalui program Orbit Bekraf,  akan diseleksi para desainer muda Indonesia yang berasal dari berbagai ruang lingkup.

“Kami akan memilih 20 orang desainer dari beragam latar belakang, yang diseleksi oleh para kurator, kemudian akan diberi pendampingan dan pelatihan oleh mentor yang berkompeten sesuai bidang profesi masing-masing,” papar Triawan Munaf, Kepala Bekraf, menjawab pertanyaan ‘Indeks Berita’, di The Foundry, SCBD, Jakarta, (19/5/2017).

Triawan lalu menjelaskan, kalau ruang lingkup disain yang akan diseleksi dan dikembangkan dalam Program Orbit Berkraf tadi, sangat dibutuhkan oleh sektor ekonomi kreatif yang menjadi perhatian Berkraf. Ruang lingkup desianer yang menjadi target untuk mengikuti seleksi adalah, Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Fashion,  Desain Tata Cajaya, Desain Produk, Desain Tekstil, Desain Kriya dan Lanskap.

Kepala Bekraf Triawan Munaf ditengah-tengah wartawan (foto Budi Ace)Kepala Bekraf Triawan Munaf ditengah-tengah wartawan (foto Budi Ace)

“Program Orbit Bekraf menjadi penting karena harus diakui bahwa hasil karya para desainer dari berbagai ruang lingkup tersebut, sangat dibutuhkan oleh 16 sektor ekonomi kreatif yang menjadi perhatian Bekraf,” terang Triawan.

Ia lalu menjelaskan lagi, bahwa dimanapun di dunia ini, produk yang disukai adalah produk yang dikemas dengan baik dan menarik perhatian bersamaan dengan isi yang kualifaid.

Seleksi Tahap I akan berlangsung pada Minggu IV, Juni 2017. Para nominator desianer akan diundang ke Jakarta untuk melakukan presentasi dan wawancara dihadapan Tim Kurator. Pada tahap ini, peserta diwajibkan membawa maket atau purwarupa.

Sementara untuk Seleksi Tahap II, akan berlangsung pada Minggu I, Agustus 2017. Pada tahapan ini akan dipilih 20 desainer terbaik oleh Tim Kurator. Mereka kemudian akan menjalani serangkaian program.

Diawali dengan program inkubasi yang bertujuan untuk melatih para desainer dalam menyempurnakan karyanya, melalui maket atau dummy atau mock up atau purwarupa.

Tahap ke-3, akan berlangsung pada Minggu II, Agustus 2017, mulai melibatkan 20 desainer nominator untuk mengikuti program pengembangan kapasitas di dalam negeri maupun di luar negeri, dan tentu saja akan terlibat dalam beragam program Bekraf lainnya.

Penentuan seluruh aturan dan proses jalannya ‘Orbit’, akan dirumuskan oleh Steering Committe, yang terdiri dari: Mochamad Reffrajaya (Interior), Mixan Allan De Neve (Produk), Nuniek Mawardi (Fashion), Arief Budiman (Komunikasi Visual) dan Eko Prawoto (Arsitek).

Boy Berawi Deputi riset, edukasi dan pengembangan Bekraf, berada ditengah-tengah wartawan (Foto Budi Ace)Boy Berawi Deputi riset, edukasi dan pengembangan Bekraf, berada ditengah-tengah wartawan (Foto Budi Ace)

Sementera Tim Kurator yang akan menentukan 20 desainer pilihan, adalah: Francis Surjaseputra (Interior), Hermawan Tanzil (Komunikasi Visual), Ali Charisma (Fashion), Andrie Triaksono (Produk), Muhammad Sagitha (Arsitek) dan Kahfiati Kahdar (Tekstil).

“Program ini sudah kami sosialisasikan di 3 kota kreatif Indonesia, yakni Bali, Bandung dan Yogyakarta. Semoga bisa diikuti oleh desainer dari seluruh Indonesia” harap Boy Berawi, Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait