Senin, 27 Juni 22

Presiden Tegaskan Evaluasi Menteri Terus Dilakukan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, evaluasi terhadap para menteri terus dilakukan dan rapor kinerja mereka selalu dibuat. Menurutnya, evaluasi itu dilakukan harian, mingguan, dan bulanan.

Namun, Jokowi mengatakan, tidak bisa membuka isi rapor para menteri itu kepada masyarakat luas.

“Evaluasi itu dilakukan tiap hari, tiap minggu, tiap bulan,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengelak ketika pemanggilan sejumlah menteri Kabinet Kerja akhir-akhir ini dikaitkan dengan reshuffle atau perombakan kabinetnya. Menurutnya, pemangilan itu terkait dengan tugas kementeriannya.

“Ya tergantung menterinya yang dipanggi siapa. Kalau yang dipanggi Menteri Susi ya urusan industri perikanan, misalnya. Kalau yang dipanggil Menteri Amran ya urusan hal-hal yang berkait dengan pertanian. Kalau yang dipanggil Menteri Yohana yang berbicara mengenai perempuan dan anak. Ya… itu aja,” ungkap Presiden kepada wartawan yang mencegatnya usai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pendukung Jokowi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/7) malam.

Wartawan: Rizal Ramli, Pak? “Yaaa..berhubungan dengan kemaritiman,” tegas Jokowi

Sementara itu, menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan bahwa 67 persen masyarakat puas terhadap kinerja pemerintahannya, Presiden Jokowi mengatakan, tugas dirinya adalah terus bekerja baik siang maupun malam.

“Tugas kita itu. Kemudian yang menilai ya masyarakat, sudah,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas pemerintah itu adalah bekerja. Pemerintah itu siapa? “Ya saya, Pak Wapres, Menteri dan dibawahnya. Tugas pemerintah berkerja. Tentang penilaian ya diserahkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun ada yang sudah cukup baik namun dari hasil pekerjaannya selama ini masih banyak yang harus diperbaiki.

“Tapi masih banyak yang kurang. Ya, ini tugas kita untuk memperbaiki hal-hal yang kurang, hal yang belum baik,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait