Rabu, 27 September 23

Presiden Perintahkan Polri Usut Tuntas Kasus Bom Samarinda

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus peledakan bom di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu pagi tadi. Hal ini disampaikan Jokowi di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu sore, (13/11)

“Saya sudah perintahkan Kapolri untuk menangani, lakukan sebuah penegakan hukum yang tegas dan usut secara tuntas pelaku,” kata Presiden kepada wartawan.

Sebagaimana diketahui telah terjadi ledakan bom molotov terjadi di Gereja Oikumene Sengkotek di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, pukul 10.10 WITA.

Saat itu, sebagian jemaah gereja tengah beribadah, sedangkan sebagian lainnya berada di area parkir.

Pelaku, yang mengenakan celana dan kaus hitam, melemparkan bom molotov yang langsung meledak dan melukai empat orang. Korban sebagian merupakan anak-anak.

Setelah melempar bom, pelaku langsung kabur dan terjun ke Sungai Mahakam. Warga yang ada di sekitar lokasi mengejar dan menangkap pelaku sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Menurut informasi dari Humas Polda Kaltim, saat ini polisi sudah mengamankan terduga pelaku yang diduga melemparkan bom ke arah gereja tersebut.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait