Kamis, 29 Februari 24

Presiden Larang Menterinya Kampanye Pilkada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas dan dalam rapat paripurna yang lalu menanyakan kepada menteri-menteri Kabinet Kerja, apakah ada yang akan berkampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, yang terjadwal mulai digelar pada akhir bulan Oktober ini.

“Tapi pada waktu itu tidak ada yang berkampanye. Dan memang menteri diminta oleh presiden untuk konsentrasi pada tugasnya,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan di kawasan Istana Presiden, Jakarta, Rabu (5/10).

Seskab mengingatkan, bahwa tanggung jawab dan tugas menteri itu tidak ringan, dan mereka harus menyelesaikan persoalan yang ada.

Apalagi dalam kabinet kerja ini kan tingkat kecepatan dari presiden yang begitu luar biasa sehingga dibutuhkan menteri yang siap.

“Maka sampai sekarang ini tidak ada satu menteri pun yang (mengajukan izin) berkampanye,” ungkap Pramono.

Berarti kalau ada yang kampanye harus cuti? “Tidak ada yang berkampanye,” jawab Pramono.

Seskab menegaskan, ketentuan agar pejabat negara tidak ikut kampanye dalam Pilkada Serentak 2017 itu tidak hanya berlaku bagi para menteri Kabinet Kerja, tetapi juga para pimpinan lembaga pemerintah non kementerian lainnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait