Jumat, 2 Desember 22

Presiden Harapkan Kerjasama Golkar dan Tegaskan Istana Netral

Nusa Dua, Bali – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golongan Karya (Munaslub Golkar) di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5/2016). Jokowi mengharapkan dapat bekerja sama dengan partai tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Selain itu, Jokowi menekankan bahwa pihaknya netral terkait ketua umum Golkar terpilih pada Munaslub.

“Upaya untuk buat rakyat sejahtera, tidak mungkin dilakukan pemerintah sendirian. Pemerintah harus bersama-sama dengan seluruh komponen, kelompok strategis, khususnya partai politik seperti Golkar dan partai lainnya,” kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembukaannya, Sabtu malam.

Menurut Jokowi, Partai Golkar menjunjung tinggi etika berpolitik di Tanah Air dan melahirkan banyak tokoh negarawan yang memberi sumbangsih perkembangan kultur politik di Indonesia.

“Tidak perlu saya sebut siapa. Pemikiran Golkar juga ikut membentuk struktur politik, ekonomi, dan sosial Indonesia,” ujarnya.

Presiden Jokowi secara blak-blakan mengemukakan bahwa dirinya tidak berada ke mana-mana menyangkut siapa calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

“Istana di mana? Ya di Jalan Merdeka Utara… Lantas, saya, Presiden ke mana? Ya, sekarang saya di Munaslub Partai Golkar,” ujar Presiden Jokowi, sontak disambut tepuk tangan dan tawa hadirin.

Presiden Jokowi juga menyinggung bahwa pertemuan Menko Polhukan Luhut Binsar Pandjaitan maupun Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dengan kader Partai Golkar bukanlah masalah, karena kedua tokoh tersebut juga kader Golkar.

Luhut Binsar Panjaitan adalah mantan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, sedangkan M. Jusuf Kalla adalah Ketua Umum DPP Golkar 2004-2009.

Sejumlah tokoh politik yang hadir dalam Munaslub Golkar, antara lain Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PAN Bara Hasibuan, Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai PPP Djan Faridz serta Romahurmuziy.

Dari Bali, Minggu pagi (15/5) besok, Presiden Jokowi direncanakan bertolak menuju Seoul, Korea Selatan untuk melakukan kunjungan kenegaraan menemui Presiden Park Geun-hye.

Presiden juga diagendakan menghadiri Konperensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) dan Rusia di Sochi, Rusia, pada 19-20 Mei 2016.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait