Kamis, 7 Juli 22

Pra PPDB, Waspadai Potensi Curang Jalur Prestasi

BOGOR – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Kota Bogor akan dibuka 27 Juni 2016 mendatang. Meski sudah diberlakukan sistem online, namun dugaan kecurangan berpotensi masih ada. Salah satu celahnya adalah permainan jalur prestasi. Anggota Komisi D, Christian mengatakan, verifikasi sertifikat prestasi ini harus terpantau, sebab hal ini merupakan modus sejak lama.

“Peluang memanfaatkan celah dari jalur prestasi memungkinkan terjadi. Jadi, perlu diawasi ketat guna menghindari adanya sertifikat prestasi siluman dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Christian mengingatkan, saat ditemui indeksberita.com, Sabtu (18/6/2016).

Pada tahun-tahun sebelumnya, keluhan sertifikat jalur prestasi banyak dikeluhkan pada pendaftar. Japres ini muncul terutama di SMAN favorit. Sebagian pemilik sertifikat japres memiliki nilai hasil UN yang cukup tinggi. Namun, banyak juga pendaftar dengan nilai hasil UN sedang-sedang saja, karena memiliki sertifikat japres akhirnya melompat ke ranking diatasnya.

“Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor harus memastikan tidak terjadi adanya potensi kecurangan melalui japres ini,” ujarnya.

Pada bagian lain, pengamat pendidikan yang juga dosen Perguruan Tinggi Swasta di Kota Bogor, Cici Mitarsih mengatakan, pintu kecurangan japres ini kerap dimanfaatkan oknum dengan membuat sertifikat palsu. Laporan kecurangan japres dengan menggunakan sertifikat siluman itu marak dikeluhkan dan membuat kecemburuan orangtua siswa pada tahun 2015 lalu.

“Dugaan permainan japres bisa terjadi melalui sekolah. Atau, menggunakan sertifikat palsu, juga melalui cabang olahraga yang tidak dilombakan dan tidak tertera di Popda daerah terkait. Jadi, soal japres ini perlu diawasi secara ketat, karena dalam penerimaan siswa didik baru hal ini yang menjadi peluang tindak kecurangan terjadi,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam Keputusan Walikota Bogor Nomor 421.45.-127 Tahun 2016 disebutkan, prestasi diakui apabila dicapai peserta didik dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (red. Juli 2013 -Juni 2016). Sementara, peringkat kejuaraan yang dapat diperhitungkan antara lain sertifikat atau piagam penghargaan calon peserta didik baru berprestasi perorangan yakni tingkat internasional, nasional, propinsi dan daerah.

Sedangkan mekanisme seleksi sebagaimana tercantum dalam Keputusan Walikota Bogor tersebut urutannya yakni seleksi administratif meliputi sertifikat atau piagam asli, surat pernyataan kebenaran yang dibuat oleh kepala sekolah berkaitan dengan sertifikat/piagam yang dimiliki oleh calon peserta didik. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait