Selasa, 6 Desember 22

Politisi PDI Perjuangan: ‘Rini Masih Disayang Presiden’

Politisi dari PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai, jasa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2014 lalu, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap mempertahankannya di Kabinet.

Oleh karena itu, pos Menteri BUMN tetap “tak tersentuh” dalam dua kali reshuffle atau perombakan kabinet termasuk yang terakhir diumumkan oleh Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016) kemarin.

“Rini masih disayang Presiden. Jasa yang bersangkutan dinilai besar pada tahap-tahap awal proses pemilihan presiden (2014),” kata Hendrawan saat dihubungi lewat telepon selulernya, Kamis (28/7/2016).

Saat disinggung apakah PDI Perjuangan dapat menerima dan ‘happy’ dengan keputusan Presiden tersebut, Hendrawan dengan diplomatis menyatakan hal itu merupakan hak presiden.

“Ini bukan soal ‘happy’ atau tidak ‘happy’. Kami menegaskan itu hak prerogatif presiden,” kata Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan 2015-2020 itu.

Lebih lanjut, Hendrawan mengatakan perombakan kabinet terakhir mengindikasikan Presiden Jokowi untuk mengedepankan disiplin fiskal terkait perolehan pajak, manajemen utang, dan penajaman prioritas anggaran.

Selain itu, “Koordinasi juga berusaha diperbaiki agar paket-paket deregulasi bisa jalan,” pungkas Hendrawan, anggota Komisi XI DPR RI itu.

Seperti diketahui, dalam perombakan kabinet jilid II, sebanyak delapan menteri tergusur dari pos di kabinet dan pemerintahan dan empat menteri digeser dari posisinya.

Total, ada sembilan nama baru yang masuk ke kabinet dan diharapkan Jokowi dapat memperkuat kinerja pemerintah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait