Jumat, 1 Juli 22

PN Surabaya Ultimatum Proyek Transmart Surabaya Agar Dihentikan

Pengadilan Negeri Surabaya mengultimatum proyek pembangunan pusat perbelanjaan Carrefour Transmart Surabaya, di Jalan Dukuh Kupang Barat 126 Surabaya, agar segera dihentikan. Bahkan melalui surat yang ditandatangai Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Sujatmiko pada 5 Juli 2017, memerintahkan pihak proyek Transmart untuk melakukan pengosongan.

Surat bernomor 67/Eks/2008/PN.Sby jo No. 36/Pdt.G/2000/PN.Sby itu juga menjelaskan, bahwa pengosongan obyek lahan tersebut harus dilakukan dengan jangka waktu 8 hari hingga Rabu (19/7/2017).

Perintah pengosongan obyek tersebut, menyusul kasus sengketa yang melibatkan pengelola lahan, PT Alfa Retailindo dengan Soehartono, selaku ahli waris sah lahan seluas 8.000 meter persegi dari almarhum Misdan.

Menurut keterangan Soehartono yang diwakilkan kuasa hukumnya, Sumarso, perkara itu bermula ketika Maman Syarimin, saudara tiri Soehartono, menjual lahan secara sepihak; tanpa sepengetahuan Soehartono. “Penjualan itu terjadi pada tahun 1992. Maman Syarimin menjual kepada Rianto Nurhadi dengan keterangan surat kepada Lurah Dukuh Pakis bahwa tanah itu milik Misdar, “ kara Sumarso, Senin (17/7/2017).

Masih kata Sumarso, dalam melakukan pejualan tanah tersebut, Maman Syarimin menyamarkan nama Misdan menjadi Misdar dan menyamarkan keterangan di Petok D. “Seharusnya 229 Persil 2 diplesetkan Petok D 279,” imbuh Sumarso.

Lalu pada tahun 1996, Rianto Nurhadi menjual lahan tersebut kepada PT Alfa Retailindo. Karena Soehartono merasa pemilik sah, melakukan gugatan ke pengadilan. Turut tergugat saat itu, Maman Syarimin, Rianto Nurhadi, PT Alfa Retailindo, dan Badan Pertanahan Surabaya.

Soehartono dikalahkan di pengadilan tingkat pertama hingga kasasi. Lantas ia mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

“Dalam PK tersebut ditemukan novum alias bukti baru. Setelah Rianto Nurhadi divonis bersalah atas pidana pemalsuan surat keterangan riwayat tanah,“ jelas Sumarso.

Berdasakan putusan Nomor 519 PK/Pdt/2012, jual beli antara Rianto Nurhadi dengan PT Alfa Retailindo dibatalkan Mahkamah Agung (MA). Sejak saat itu, pihak PT Alfa Retailindo dengan Soehartono mengajukan PK.

Hingga MA mengeluarkan putusan PK nomor 492 PK/Pdt/2007 yang menetapkan Soehartono sebagai ahli waris sah dari Misdan, pemilik lahan yang saat ini di atasnya sedang dibangun pusat pertokoan Transmart Carrefour.

“Perlu saya tandaskan, klien saya tidak ada urusan dengan Transmart. Transmart urusannya dengan Alfa. Sesuai permintaan pengadilan, lahan itu harus dikosongkan berdasarkan surat penetapan eksekusi. Karena lahan itu diputus milik klien kami selaku ahli waris sah,” tandas Sumarso.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait