Senin, 27 Juni 22

Akan Pindahkan Pabriknya Ke Batam, Pegatron Bakal Serap 10.000 Karyawan

Ketegangan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berdampak terhadap industri manufaktur Tiongkok. Perusahaan perakit ponsel pintar (smartphone) Iphone, Pegatron dikabarkan berencana memindahkan produksinya ke Indonesia untuk menghindari pengenaan tarif impor AS dalam beberapa bulan ke depan.

Dilansir dari Nikkei Asian Review, pabrikan elektronik yang berbasis di Taiwan ini tengah mempersiapkan diri merelokasi produksi non-Iphone serta perangkat pintar lainnya yang saat ini diketahui menyumbang hampir US$ 1 miliar terhadap pendapatan tahunan perseroan ke sebuah pabrik yang disewa di Batam.

Direncanakan, Pegatron akan menyewa pabrik yang dapat mempekerjakan 8.000 hingga 10.000 karyawan. Menurut sebuah sumber yang mengetahui rencana hal ini, investasi tersebut dikabarkan akan dimulai bulan ini dengan target produksi penuh pada 2019.

Namun Pegatron seakan membantah bahwa pemindahan pabriknya dari Tiongkok ke Batam karena alasan perang dagang, melainkan banyaknya produsen yang terus meningkat di negeri tirai bambu, meningkatnya upah serta kurangnya tenaga kerja.

Perusahaan tidak membangun pabrik baru dengan pertimbangan agar bisa memproduksi lebih cepat. “Ini akan memungkinkan grup untuk memindahkan peralatan dari China lebih cepat,” kata sumber Nikkei.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Bandjaitan mengatakan, pembicaraan terkait rencana ini masih dibahas lebih lanjut. Hanya saja memang, Pegatron yang merupakan perusahaan perakit ponsel Iphone asal China itu masih ragu-ragu untuk investasi di Indonesia sebab kekhawatiran terganjal perizinan.

“Sudah saya jawab, semua izin kita yang urusin pokoknya. Supaya jangan ada nanti dipersulit, sogok-menyogok, tangkap KPK lagi nanti. Pegatron boleh investasi di sini sepanjang ikuti aturan yang ada,” kata Luhut di kantornya, Kamis (6/12/2018) malam.

Perihal nilai investasi, mantan Menko Polhukam itu belum dapat mengungkapkan detailnya. Intinya, investasi Pegatron masuk secara bertahap. “Dia mau lihat dulu. Kita memang dorong orang-orang yang mau relokasi industrinya terutama semikonduktor, HP, elektronik, ke Indonesia.” katanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait