Senin, 27 Juni 22

Pesan Presiden Dalam Perayaan Natal Bersama : Cinta Kasih, Nilai yang Dibutuhkan Dalam Menjaga Keberagaman

Presiden mengikuti Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2017, yang diadakan di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis 28 Desember 2017. Pesan Presiden dalam perayaan natal bersama tersebut, mengingatkan tentang pentingnya nilai Cinta Kasih dan semangat perubahan.

Di awal sambutannya, Presiden mengatakan bahwa di dalam kebaktian-kebaktian Natal akan ditemukan pemandangan indah dari cahaya lilin-lilin kecil yang dinyalakan oleh umat Kristiani di seluruh tanah air. Cahaya tersebut menurut Presiden, simbol dari cinta kasih yang memandu kita dalam kegelapan. Dan Cinta Kasih merupakan nilai-nilai utama Ketuhanan, nilai-nilai Keutamaan bahwa manusia harus saling menjaga dan mencintai.

“Nilai-nilai Cinta Kasih inilah yang dibutuhkan negara kita, Indonesia hari ini maupun di masa-masa yang akan datang terlebih dalam menjalani kodrat kita untuk hidup dalam keragaman, dalam kebhinnekaan,” Presiden menguraikan.

Presiden lalu menambahkan, keragaman perlu dirawat dengan cinta kasih, untuk terus menjaga persaudaraan, menjaga kebersamaan, menjaga kerukunan dalam jalinan Bhinneka Tunggal Ika. Ia juga mengingatkan; bahwa Natal harus bisa membawa semangat perubahan.

Presiden Jokowi bersama Usjup Agung Kalimantan Barat Mgr Agustinus Agus (Istimewa)
Presiden Jokowi bersama Usjup Agung Kalimantan Barat Mgr Agustinus Agus (Istimewa)

Adapun perubahan yang harus dibawa dalam semangat natal menurut presiden, adalah semangat kesederhanan, semangat saling berbagi untuk mempeekecil kesenjangan sosial. Untuk itu tambah Presiden, Natal bukan semata-mata perayaan seremonial belaka. tetapi momentum untuk membangun keadilan.

“Natal harus membawa semangat kesahajaan, semangat untuk berani mengatakan cukup, semangat rela berbagi serta semangat untuk memperkecil jurang ketimpangan antara si kaya dan si miskin. Itulah yang perlu kita selalu ingat dalam setiap momentum perayaan Natal,” ujar Presiden.

Presiden yakin dengan semangat semangat cinta kasih dan keadilan, maka akan menghadirkan masyarakat yang damai, bersatu dalam keadilan. “Semangat cinta kasih akan menjadikan kita semua bisa bersatu untuk menghadapi semua tantangan-tantangan sebagai bangsa serta secara bersama-sama berjuang menghadirkan kesejahteraan bersama bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya lagi.

Jangan Pernah Lelah Bekerja di Ladang Tuhan

Dalam Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2017, Presiden Joko Widodo mengajak seluruh umat Kristiani di Indonesia agar jangan pernah lelah bekerja di ladang Tuhan

“Jangan pernah lelah bekerja di ladangnya Tuhan. Jangan pernah lelah bekerja di ladang pengabdian kita masing-masing, apapun profesinya, apapun pekerjaannya, apapun status yang kita miliki, baik sebagai pedagang, supir, petani, buruh, PNS, TNI, POLRI. Jangan pernah lelah bekerja untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara,” kata Presiden.

Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa Tuhan sudah memberi anugerah kepada kita untuk hidup di tanah air kita tercinta, Indonesia yang kekayaan alamnya begitu berlimpah dan memberi kita kecukupan.

“Kita harus terus berusaha, bekerja keras dan berdoa untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju bangsa pemenang. Untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya,” ujar Kepala Negara.

Presiden Jokowi menyapa jemaat yang akan mengikuti Perayaan Natal Bersama 2017 di Pontianak. (Foto Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi menyapa jemaat yang akan mengikuti Perayaan Natal Bersama 2017 di Pontianak. (Foto Biro Pers Setpres)7

Dalam kesempatan itu, Presiden menjelaskan bahwa saat ini kita sedang berlayar menuju negara maju dengan membangun Indonesia secara keseluruhan, termasuk membangun SDM yang tangguh dan bermartabat.

“Kita sedang berlayar menuju negara maju dengan membangun manusia Indonesia. Sekali lagi, membangun manusia Indonesia. Manusia Indonesia yang unggul, manusia Indonesia yang tangguh, manusia Indonesia yang bermartabat,” tuturnya.

Perjalanan menuju kemajuan bangsa ini membutuhkan peran semua elemen bangsa termasuk umat Kristiani. Untuk itulah Presiden meminta umat tidak pernah lelah bekerja dan menyumbangkan yang terbaik sesuai bidangnya masing-masing.

Tampak hadir pada perayaan Natal bersama ini antara lain, Wakil Presiden keenam Try Sutrisno, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan yang juga Ketua Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional Tahun 2017, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian serta Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait