Kamis, 1 Desember 22

Persiapkan SSA, Besok 70 Rambu Dipasang

BOGOR – Persiapan pemberlakuan Sistem satu Arah (SSA), terhitung mulai Minggu (20/3/2016) besok dan Senin (21/3/2016) lusa, sebanyak 70 rambu standar lalu lintas telah disiapkan DLLAJ Kota Bogor. Rambu-rambu tersebut terdiri dari rambu perintah, rambu larangan dan rambu petunjuk. Demikian dikatakan Kabid Lalu lintas DLLAJ Kota Bogor, Agus Suprapto.

“Pemasangan dilakukan untuk Rencana Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ). Untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang lain akan kita lakukan pada Minggu dan Senin. Insya allah semuanya beres Senin,” tukasnya kepada indeksberita.com.

Sebanyak 16 tanda RPPJ sudah dipasang terlebih dahulu di titik Jalan Pajajaran dan depan Bogor Trade Mall (BTM). Terkait traffic light, lanjut Agus, pembangunan atau pemasangan baru hanya dilakukan di samping rumah dinas walikota atau persimpangan Jalan Jalak Harupat dengan Jalan Pajajaran. Sementara untuk lokasi lain, hanya dilakukan setting ulang. Misalnya Tugu Kujang, Jalan Paledang, Jalan Kapten Muslihat dan depan Denpom III/1 Bogor.

Jumlah petugas untuk menjalankan SSA ini nantinya akan diturunkan sebanyak 249 orang yang berasal dari polisi, DLLAJ, TNI, dan instansi lain yang tergabung dalam tim pengawasan, pengendalian, penjagaan dan pengaturan (Wasdalgatur).

“Water barrier juga akan ditempatkan pada titik yang ditentukan pada Minggu dan Senin. Namun penyusunannya dilakukan pada malam hari H,” imbuhnya.

Pada bagian lain, sejumlah siswa hingga orangtua murid beberapa sekolah yang nantinya terkena dampak langsung seperti SMPN 1, SMAN 1, SMPN 2, hingga SD Polisi mengaku masih merasa bingung dengan akan diberlakukannya SSA. Sebab, sejauh ini siswa dan para orangtua menyimpulkan belum dilakukan sosialisasi sehingga membuat mereka banyak yang tidak tahu.

“Yang pasti, nantinya akan semakin jauh bila harus ke sekolah. Semestinya Pemkot membuat pemberitahuan melalui spanduk agar masyarakat tahu. Terkait jalur angkot atau lintasan kendaraan pribadi nantinya biaya angkutan akan semakin berlipat,” ujar Dedi Kurniawan, orangtua siswa SMPN 2 yang bertempat tinggal di Lebak Kantin, Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait