Kamis, 7 Juli 22

Penumpang Tak Terbebani Kenaikan Tarif KRL per 1 Oktober Nanti

BOGOR – Rencana kenaikan tarif Kereta Rel Listrik (KRL) mulai 1 Oktober mendatang ditanggapi dingin oleh para pengguna moda transportasi ini. Pasalnya, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

Kenaikan tarif ini merupakan penyesuaian Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik.

“Kenaikan tarif KRL yang hanya Rp1.000 mulai 1 Oktober nanti tidak terlalu membebani penumpang. Dan, masih dalam nilai yang terjangkau. Jadi, buat saya sebagai penumpang sangat tidak keberatan,” ujar Luthfi Awaludin, pengguna jasa tranportasi massal KRL Jabotabek kepada indeksberita.com di Stasiun Bogor, Jumat (26/8/2016).

Hingga 30 September 2016, penumpang masih dikenakan tarif lama yakni sebesar Rp 2.000 untuk 1-25 kilometer pertama dan Rp 1.000 untuk 10 kilometer berikutnya. Sementara, mulai 1 Oktober nanti akan diberlakukan tarif baru sebesar Rp 1.000. Pada 1-25 kilometer pertama, penumpang harus membayar Rp 3.000. Kemudian, pada 10 kilometer berikutnya dan kelipatan, tarif yang dikenakan sebesar Rp 1.000.

“Selama kenaikannya masih terjangkau banyak orang, tidak masalah, apalagi hanya Rp1000. Saat ini, layanan KRL juga sudah mulai membaik. Tidak ada pedagang naik ke gerbong, keamanan penumpang mulai terjamin hingga tidak ada yang naik keatas gerbong seperti dulu. Juga, soal kebersihan sudah lebih baik dan membuat nyaman,” komentar Budi Irawan, penumpang lain di tempat sama yang akan menuju Jakarta Kota.

Menurutnya, dibanding menggunakan bus, KRL masih jadi transportasi yang lebih ekonomis dan bebas macet.

“Kalau naik bus harus merogoh kocek Rp20 ribu untuk satu kali perjalanan menuju tempat kerja saya di Jakarta Kota. Nah, kalau naik KRL dari Bogor ke Jakarta hanya Rp5.000. Jadi, kalau pun naik Rp1.000, atau bahkan Rp3.000 sekali pun bagi saya pribadi, masih tidak terbebani,” tuturnya.

Di stasiun Bogor, sosialisasi rencana kenaikan tarif itu dilakukan PT KAI/KJC melalui selebaran yang dibagikan kepada para pengguna KRL. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait