Rabu, 30 November 22

Penulis Buku “Jokowi Undercover” Divonis 3 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blora, Jawa Tengah,Senin (29/5/2017) menjatuhkan Vonis Tiga tahun penjara kepada pengarang buku “Jokowi Undercover”, Bambang Tri Mulyono. Oleh Majelis Hakim,Bambang ditetapkan bersalah, karena terbukti telah menyebarkan fitnah serta ujaran kebencian.

Dalam persidangan tersebut, Majelis Hakim dipimpin oleh Makmurin Kusumastuti dan Hakim anggota Dwi Ananda FW serta Rr. Endang Dewi Nugraheni. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dafit Supriyanto didampingi Hariyono.

Bambang divonis bersalah lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan telah  melakukan tindak pidana dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Majelis Hakim juga meyakini bahwa tindakan Terdakwa  itu juga melanggar pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo UU nomor 8/1981.

“Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama tiga tahun,dikurangi masa penahanan yang telah dijalani dan memerintahkan Terdakwa tetap ditahan” kata Ketua Majelis Hakim Makmurin Kusumastuti saat membacakan vonis.

Dalam menjatuhkan vonis tersebut, Majelis Hakim juga mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Diantara alasan yang memberatkanya adalah, karena perbuatan Terdakwa ditujukan kepada Presiden RI sebagai Kepala Negara yang seharusnya dihormati, perbuatan Terdakwa telah meresahkan masyarakat, dan terdakwa juga bersikap tidak sopan di persidangan serta merasa tidak bersalah.

Adapun alasan meringankan yang menjadi pertimbangan Majelis Hakim di antaranya, karena terdakwa belum pernah dihukum serta menjadi tulang punggung keluarga. Hukuman tersebut juga jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa, yang menuntut agar Bambang dijatuhi hukuman Empat tahun.

Atas vonis yang dijatuhkan pada dirinya tersebut, Bambang menyatakan banding sedangkan Jaksa dari Kejari Blora, Hariyono, mengaku masih pikir-pikir.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Hendri Listiawan ditemui usai sidang mengakui, dirinya hanya mendampinginya hingga selesai persidangan. Untuk proses Banding, dirinya menyerahkan pada Bambang untuk mencari Pengacara.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari diskusi buku ‘Jokowi Undercover’ yang berlangsung di pendopo Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (19/12/2016) pukul 20.30-24.25 WIB.

Buku tersebut juga tersebar secara berantai dan awal pelaporan saat seseorang bernama Michael Bimo, melaporkan Bambang Tri Mulyono karena namanya ditulis dalam buku Jokowi Undercover. Dalam buku itu, Michael Bimo ditulis sebagai saudara kandung dari Presiden Jokowi dan Jokowi bukan anak kandung Sudjiatmi, ibu Presiden Jokowi.

Dalam bukunya tersebut,Bambang juga terang-terangan menuduh Joko Widodo telah memalsukan identitas saat mencalonkan diri sebagai Presiden pada 2014 lalu dan juga menuduh bahwa Joko Widodo adalah pria keturunan Tionghoa dan berdarah PKI.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait