Kamis, 7 Juli 22

Ini Penjelasan Azwar Anas Tekait Pengunduran Dirinya Sebagai Cawagub Jawa Timur

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas resmi mengembalikan Mandat dirinya ke PDIP dan PKB terkait penugasan dirinya sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018 mendatang. Penjelasan Azwar Anas terhadap pengunduran dirinya, disampaikan melalui pesan tertulis yang disampaikannya kepada publik.

Dalam keterangan tertulisnya tersebut , Sabtu (6/1/2018), Anas mengungkapkan bahwa pengunduran dirinya sudah melalui perenungan yang mendalam terutama seusai dirinya menuaiakan Sholat Subuh pagi ini.

“Demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai,” demikian salah satu alasan Anas dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya Azwar Anas didaulat oleh kedua Partai tersebut untuk mendampingi Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). Namun menjelang masa-masa Pendaftaran Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur, Anas tiba-tiba memutuskan untuk mundur.

Adapun penjelasan Anas tentang Pengunduran dirinya sebagai berikut:

Yth. Para Kiai, tokoh masyarakat, kawan-kawan seperjuangan, dan seluruh masyarakat Jawa Timur, teristimewa masyarakat Banyuwangi yang sangat saya cintai.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Melalui perenungan mendalam usai salat Subuh hari ini, dengan memohon pencerahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala dinamika yang terjadi, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal.

Berbagai cobaan, godaan kekuasaan, penyuapan, bahkan cara-cara yang tidak manusiawi telah saya lalui dalam hampir dua periode memimpin Banyuwangi, dan Alhamdulillah, saya bisa atasi dan masyarakat Banyuwangi memberi apresiasi atas kerja pelayanan saya dengan berbagai indikator perbaikan yang rigid dan terukur, seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan pesat pendapatan per kapita rakyat.

Namun ketika saya berproses dalam pencalonan sebagai wakil gubernur, ada pihak-pihak yang menggunakan segala cara yang mengorbankan kehormatan keluarga saya, rakyat Banyuwangi dan Jawa Timur, serta para ulama dan sesepuh yang selama ini membimbing saya.

Untuk itu, demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai.

Saya sungguh mengucapkan terima kasih, kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, keluarga besar PDI Perjuangan dan Nahdliyin yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ibu Megawati telah mengajarkan kepada kami semua untuk memegang teguh komitmen terhadap aspek-aspek kepemimpinan.

Akhir kata, saya tetap percaya bahwa mereka yang menggunakan politik segala cara akan diberikan keadilan oleh Allah SWT. Saya percaya ada nur-keadilan yang akan menerangi hamba Allah yang tidak sempurna ini.

Untuk selanjutnya, saya akan berjuang dengan segenap daya dan upaya, bersama-sama rakyat Banyuwangi, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua sebagaimana telah berhasil kita jalankan dalam hampir delapan tahun terakhir.

Wassalamualaikum Wr Wb

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait