Jumat, 9 Desember 22

Penjara Penuh Karena Makin Banyak Lembaga Nangkap Orang

JAKARTA – Juru Bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Akbar Hadi, mengatakan bahwa salah satu pemicu kerusuhan di sejumlah penjara atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) belakangan ini adalah banyak Lapas telah kelebihan kapasitas.

Menurut Akbar, hal itu merupakan akibat turunan dari banyaknya regulasi, terkait dengan semakin banyaknya lembaga penegak hukum yang punya kewenangan menangkap, menjatuhkan pidana, dan mengirimkan tahanannya ke penjara.

“Dulu kejaksaan dan kepolisian. Sekarang tambah lagi KPK, BNN, Densus 88, PPNS dari bea cukai, dan sebagainya,” katanya dalam diskusi bertajuk ‘Ada Apa Dengan Lapas’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/4/2016).

Menurutnya, lembaga-lembaga itu dari segi undang-undang bisa merekomendasikan sanksi pidana penjara, aktif menangkap, dan menahan sehingga semakin banyak tahanan.

“Sekarang, pintu Lapas terbuka lebar-lebar dengan 150 produk undang-undang,” ujarnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait