Rabu, 30 November 22

Pengurus Masda Laskar Merah Putih Sulsel Berharap Ketum Segera Turun Tangan

Sulawesi Selatan,- Kepemimpinan Irwan Adnan di Markas Daerah (Masda) Laskar Merah Putih (LMP) dinilai bermasalah. Sebanyak 19 dari 20 markas cabang (mascab) melancarkan mosi tidak percaya. Langkah tersebut diambil, karena Irwan Adnan dinilai telah menghilangkan marwah dan wibawa organisasi dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi, tandas Panglima Laskar Merah Putih Sulsel, Taufik Hidayat pada awak media di Jakarta (15/5).

“Mosi tidak percaya dari ke 19 mascab inin sudah kami sampaikan pada ketua umum LMP di Jakarta beberapa waktu lalu, dan beliau menanggapi dengan positif serta akan menyelesaikan dualisme kepengurusan di LMP Mada Sulsel sebelum bulan ramadhan ini, “ujar Taufiq.

Taufik melanjutkan, bahwa pihaknya percaya Ketua Umum LMP bisa menyelesaikan persoalan tersebut sesuai mekanisme organisasi. Apalagi, lanjut Taufiq, mosi tidak percaya ini sudah memenuhi quorum yakni 50 plus 1.

“inikan sudah legitimate dimana dari 20 mascab sekabupaten kota di Susel,19 mascab LPM bertandatangan dan mendukung mosi tidak percaya ini. artinya mereka sepakat bahwa LMP Masda Sulsel saat dibawah kepemimpinan Irwan Adnan tidak kredible dan sudah melenceng jauh dari marwah organisasi”, tegas Taufik.

Taufik mengingatkan Pertemuan mada dan marcab LMP berlangsung di Hotel Denpasar beberapa waktu lalu, menghasilkan kesepakatan bersama, yakni mosi tidak percaya pada ketua mada LMP Sulsel dan merestui ditunjuknya pelaksana tugas (plt) ketua.

”Kalau istilah Makassarnya, salah reppe’ki. Makanya, pertemuan merekomendasikan untuk merumuskan kapan akan dilaksanakan pemilihan ulang. Karena dari 20 mascab yang ada, 19 diantaranya hadir dan sudah menyatakan sikap,” ujar Taufik.

Taufik menjelaskan, Irwan selalu mengambil keputusan sepihak, bahkan lanjutnya, selama 3 tahun masa kepemimpinan Iwan LPM Mada Sulsel selalu berganti kepengurusan tanpa melalui mekanisme organisasi.

”Mosi tidak percaya ini sebagai bentuk perlawanan terhadap orang-orang yang ingin menguasai organisasi secara pribadi. saya dan teman-teman akan tetap berjuang untuk menjaga keutuhan dan marwah LMP di Sulsel yang sebelum kepemimpinan Irwan menjadi salahsatu Ormas terbesar di Sulsel,” Tegas Taufik.

Dalam kesempatan ini Taufik mengakui bahwa pihak Irwan melakukan reaksi yang tidak sehat untuk melawan mosi tidak percaya ini.

“Beberapa waktu alalu pihak Irwan konfrensi pers di Kafe Lili untuk melakukan perlawanan terhadap mosi tidak percaya, Irwan mengklaim bahwa yang hadir dikonprensi pers saat itu pengurus LMP Mada Sulses padahal jelas dari foto itukan tetangga dan bawahan Irwan yang notabennya pegai dinas di Dinas yang dia pimpin, Irwan ini kan Kepala dinas mas,” tandas Taufik

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait