Rabu, 30 November 22

Pendapat GNPF MUI Tentang Bom Kampung Melayu : Indonesia Bukan Zona Perang, Maka Bom Bunuh Diri Adalah Tindakan yang Salah

GNPF-MUI berpendapat bahwa bom Kampung Melayu adalah tindakan di luar batas syariah. Pendapat GNPF-MUI (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia) tersebut berkaitan dengan aksi bom bunuh diri yang menewaskan 5 orang, yang terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, pada Rabu (24/5/2017).

Pendapat itu diungkapkan oleh Ketua GNPF-MUI KH Bachtiar Nasir, sebagaimana dikutip dari situs resmi GNPF-MUI ,Sabtu (27/5/2017). Bachtiar mengungkapkan bahwa tindakan amaliah Bom Bunuh Diri dengan menghilangkan nyawa sendiri dan atau nyawa orang lain adalah tindakan di luar konsensus ulama dan ummat Islam Indonesia.

“Membunuh satu nyawa tanpa dasar yang haq sama dengan membunuh semua manusia, menjaga satu nyawa agar tak melayang sama dengan menjaga seluruh nyawa yang hidup,” tuturnya.

Bachtiar juga menegaskan bahwa Indonesia bukan zona Perang. Untuk itu menurutnya, Melakukan bom bunuh diri di Indonesia , disamping diluar batas syariah juga merupakan tindakan yang salah alamat

Lebih lanjut,Bachtiar mengharapkan kepada segenap elemen Bangsa Indonesia, agar bersikap jernih sehingga tidak melekatkan setiap peristiwa kekerasan identik dengan Islam dan Ummat Islam. Dan khususnya kasus bom di kawasan terminal Kampung Melayu Jakarta Timur.

“Kepada segenap ummat Islam tetaplah bersikap rasional dan waspada dalam menyikapi kasus bom bunuh diri di kawasan terminal Kampung Melayu agar kita selamat dari penggiringan isu atau rekayasa isu baru yang menyesatkan,” pesan Bachtiar.

Terkait adanya korban yang meninggal dan terluka,lanjut Bachtiar, sebagai sesama muslim dan sebagai anak bangsa, hal ini tentunya merupakan sebuah peristiwa duka. Untuk itu ia meminta agar segenap anak bangsa agar dapat bersikap bijak serta menahan diri dan tidak menggiring pada opini sesat. Karena apabila hal tersebut itu dilakukan,maka itu juga merupakan hal lain dari bentuk empati.

Terahir Bachtiar juga mengharap kepada pihak Aparat Penegak Hukum, agar bertindak tegas tanpa ragu sedikitpun dalam menjalankan tugasnya tanpa mengesampingkan rasa keadilan dalam memecahkan permasalahan Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu tersebut.

“Peristiwa mengenaskan yang telah menghilangkan nyawa dan menimbulkan korban ini bukanlah lelucon yang boleh dijadikan mainan untuk kepentingan apapun. Semoga dalang di balik tindakan biadab ini segera tertangkap dan dihukum dengan hukuman berat. Jauhkan politisasi kasus ini untuk kepentingan politik sesaat karena akan menambah kerugian dan kerusakan serta dendam yang tak berkesudahan,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait
  1. Slh 1 dari beberap kelebihan media ini adlh Obyektif nya dan ini jarang dimiliki media lain. Statetment Ust Bachtiar ini kl dicermati bagus koq. Bhkn dri beberapa statetmen tokoh” nasional, statetment ini yg menurut sy plg cerdas. jgn lihat siapa yg mengucapkan,tp dengar ap yg diucapkan.