Senin, 26 September 22

Pencalonan PDIP untuk Pilkada DKI, Hasto: Keputusan Tertinggi Bukan di Megawati

Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa keputusan tertinggi untuk mencalonkan gubernur di partainya, termasuk di Pilkada DKI Jakarta 2017, bukan berada di tangan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum.

Sebelumnya, beredar isu bahwa kedekatan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Megawati Soekarnoputri akan memuluskan dukungan Ahok dari PDI Perjuangan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Namun, Hasto membantah bahwa kedekatan itu akan mempengaruhi keputusan partainya. Menurutnya, ada sejumlah kepentingan yang dipertimbangkan partainya dalam mengusung calon termasuk kesiapan calon yang bersangkuta dan bagaimana tanggapan dari masyarakat, serta hasil pemetaan politik.

“Keputusan tertinggi bukan di Bu Mega. Keputusan berada melalui pertimbangan kepentingan bagaimana masyarakat DKI harus dipahami oleh pemimpin yang kami persiapkan, juga dari pemetaan politik,” ujar Hasto di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (19/8).

Selain itu, kata Hasto, keputusan terkait siapa yang akan diusung oleh PDI Perjuangan dilandasi oleh pertimbangan bahwa hal itu tidak akan menimbulkan kegaduhan di internal partainya.

Kendati demikian, ia meyakini seluruh kader PDI Perjuangan tidak ada yang menolak keputusan partai, siapapun yang nantinya diusung.

“Ketika keputusan politik diambil berarti mereka menjaga kehormatan partai. Nantinya akan ditaati oleh semua anggota,” kata Hasto.

“Pilkada ini kan momentum untuk membangun komitmen kerakyatan,” tambahnya.

 

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait