Kamis, 30 Juni 22

Pemerintah Jokowi Mengutuk Aksi Teror Bom di Sinai Mesir

Presiden Jokowi mengutuk aksi teror bom di Sinai Mesir. Aksi teror dalam bentuk peledakan bom yang disusul dengan penembakan di Masjid Al Rawdah, Markaz Bir El-Abd, Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir pada Jumat (24/11/2017) tersebut, menewaskan 235 orang dan sedikitnya 109 luka-luka.

Jokowi menyampaikan kemarahanya atas aksi teror yang juga menewaskan perempuan dan anak-anak tersebut melalui akun twitternya @jokowi yang diunggah Sabtu (25/11/2017) siang.

“Saya sampaikan duka yang mendalam terhadap korban teror di Mesir. Indonesia mengutuk keras segala bentuk aksi teror,” ujar Presiden.

Selain Jokowi, Wakil Presiden Jusus Kalla juga menyampaikan kegeramanya atas aksi yang dilakukan pada saat orang-orang selesai menunaikan sholat Jum’at tersebut. Kalla menyebut bahwa aksi teror di Masjid Rawdah (Rabiah al Adawiyah) tersebut sebagai salah satu aksi sadis dan paling fatal.

Menurut Kalla, pengeboman tersebut bukan yang pertama terjadi, tetapi memakan korban terbanyak di antara insiden serupa yang pernah terjadi di Timur Tengah. Kalla berharap pelaku pengeboman segera terungkap.

“Saya sedih dan juga marah atas kejadian itu walaupun itu bukan yang pertama tapi ini juga besar memakan korbannya. Nigeria dan juga di Timur Tengah. Tapi ini yang paling fatal karena sehabis salat Jumat. Jadi kita merasa sangat sedih mendengar itu,” ujar Kalla kepada awak media di Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok orang mengepung Masjid Al Rawdah. Para pelaku kemudian menabrak jemaah yang panik ketika berusaha menyelamatkan diri. Para pelaku itu dilaporkan juga menutupi jalan-jalan ke arah masjid dengan kendaraan yang dibakar.

Selain Pemerintah RI, aksi tersebut juga mendatangkan kecaman dari berbagai penjuru dunia. Presiden AS , Donald Trump menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kepengecutan apalagi menyerang orang yang sedang beribadah,sememtara Otoritas Perancis memerintahkan pemadaman lampu Menara Eiffel sebagai tanda duka cita.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait