Jumat, 30 September 22
Beranda Featured Pemerintah Diminta Segera Wujudkan Reforma Agraria

Pemerintah Diminta Segera Wujudkan Reforma Agraria

0

Egi Hendrawan Koordinator Lembaga Advokasi Hukum Mahasiswa (LAHUMA) Egi Hendrawan mengatakan, Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960) mengandung semangat yang jelas untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial melalui reforma agraria .

“Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) mengamanatkan terwujudnya keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui pelaksanaan reforma agraria. Program pokok dalam UUPA adalah menyediakan tanah dan program pendukung lainnya untuk kaum petani. Inilah momentum pemerintah untuk menjalankan reforma agraria sejati bersama para Petani,” kata Egi di sela-sela acara aksi Agraria di depan Istana Presiden, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Karena itu, Egi meminta agar pemerintah segera melaksanakan reforma agraria, terlebih ketika hal itu menjadi bagian dari Nawa Cita dan RPJMN tahun 2015-2019.

Program ini diterjemahkan ke dalam dua skema, yakni redistribusi tanah dan legalisasi asset dengan target 9 juta hektar bagi petani.

Menurut Egi, program ini harus berjalan tanpa menimbulkan konflik.

“Redistribusi dan legalisasi kepemilikan tanah harus bisa direalisasi. Kaum tani harus berdaulat dan sejahtera. Untuk itu persatuan gerakan rakyat harus diperkuat. Maka kita ucapkan selamat hari tani nasional kepada kaum tani di seluruh tanah-air,” tutup Egi

Tanggal 24 September ditetapkan sebagai pengingat bahwa pada tanggal itu tahun 1960, Presiden Republik Indonesia Soekarno menetapkan UUPA 1960.