Senin, 26 September 22

PDI Perjuangan Siap Bantu Pemerintah Investigasi Peredaran Vaksin Palsu

PDI Perjuangan mendesak Pemerintah untuk mengusut tuntas kasus peredaran vaksin palsu khususnya di Jawa Barat. Partai Moncong Putih tersebut bahkan siap untuk membantu pihak Kepolisian melakukan investigasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat Waras Wasisto menanggapi data yang diungkap oleh Kementerian Kesehatan terkait peredaran vaksin palsu di 14 rumah sakit di Kota/Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

“Tidak cukup Menteri Kesehatan hanya mengumumkan data 14 rumah sakit tersebut. Tapi jauh lebih penting adalah mengusutnya hingga tuntas,” tegas Waras yang merupakan anggota DPRD dari Dapil Kota Bekasi-Depok di Bekasi, Jumat (15/7).

Menurut Waras, peredaran vaksin palsu di 14 rumah sakit tersebut merupakan salah satu bukti lemahnya sistem pengamanan dan pengelolaan kesehatan. Waras menduga ada jaringan di internal rumah sakit yang turut terlibat.

“Saya menduga ini ada semacam jaringan vaksin palsu yang melibatkan pihak di internal rumah sakit. Bagaimana mungkin vaksin palsu ini bisa dipasok selama 13 tahun tanpa ketahuan. Saya menduga vaksin ini sudah beredar luas, bukan hanya di Bekasi,” tukasnya.

Waras mendesak agar Kementerian Kesehatan dan Kepolisian juga mengusut keterlibatan oknum-oknum Rumah Sakit yang selama ini bekerjasama dengan para pembuat dan pengedar vaksin palsu.

“PDI Perjuangan siap bekerjasama dengan Pemerintah untuk melakukan investigasi peredaran vaksin palsu,” tegas Waras.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait