Minggu, 25 September 22

Paus Fransiskus: Islam Tidak Identik dengan Kekerasan

Pemimpin umat Katholik, Paus Fransiskus menegaskan bahwa mengidentifikasikan Islam dengan kekerasan adalah tidak tepat dan tidak benar. “Saya kira tidak benar mengidentifikasi Islam dengan kekerasan,” kata Paus kepada wartawan di dalam pesawat sewaktu kembali ke Roma setelah lima hari mengunjungi Polandia.

“Ini tidak benar dan ini tidak tepat,” imbuhnya.

Hal itu dikatakan Paus saat menjawab pertanyaan seputar pembunuhan terhadap pendeta Katolik Roma oleh penyerbu gereja bersenjatakan pisau yang diklaim sebagai militan ISIS, Selasa (26/7/2016) lalu.

“Saya kira pada hampir semua agama selalu ada kelompok kecil fundamentalis. Kami juga memilikinya,” kata Paus lebih lanjut.

“Saya tidak suka membahas kekerasan Islam karena setiap hari saya membaca surat kabar saya menyaksikan kekerasan di sini di Italia, ada yang membunuh pacarnya, ada yang membunuh mertuanya. Mereka semua umat Katolik yang terbaptis,” ujarnya.

“Andai saya berbicara soal kekerasan Islam, saya juga harus membicarakan kekerasan Katolik. Tidak semua muslim keras,” sambung dia.

Paus juga menyatakan ada banyak penyebab terorisme.

“Saya tahu adalah berbahaya berbicara soal ini, namun terorisme tumbuh ketika tidak ada opsi lain dan ketika uang disembah dan menempatkannya sebagai ekonomi dunia. Itu adalah bentuk pertama terorisme. Itu adalah terorisme mendasar yang melawan kemanusiaan. Mari bicara soal itu,” kata Paus.

Paus menyatakan pembunuhan pendeta di Prancis dan rangkaian serangan teror belakangan ini adalah bukti dunia tengah berperang, namun bukan disebabkan oleh agama.

Dia menyatakan hilangnya peluang ekonomi bagi kaum muda Eropa telah menjadi biang keladi munculnya terorisme, demikian Antara.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait