Sabtu, 2 Juli 22

Paspampres Cegah Anies Dampingi Presiden, Istana: Paspampres Mengikuti Daftar Nama dari Panitia

Video Paspampres mencegah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin mendampingi Presiden Joko Widodo, saat hendak menyerahkan Piala Presiden, beredar dan viral. Komentar atas isi video tersebut, rata-rata menyayangkan kejadian tersebut.  Pihak istana sendiri menyatakan bahwa Paspampres cegah Anies dampingi presiden, mengikuti protokol berdasarkan Daftar Nama dari Panitia.

Warganet mengingatkan bahwa Gubernur DKI Jakarta adalah tuan rumah. Apalagi kemudian Persija menjadi pemenang Piala Presiden, jadi sudah seharusnya Gubernur DKI Jakarta mendampingi presiden dalam penyerahan piala.

Menjawab reaksi atas video tersebut, Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden Maruarar Sirait atau biasa dipanggil Ara menyatakan, Itu terlalu dibesar-besarkan.  Menurutnya, yang mempermasalahkan adalah mereka yang ingin Indonesia tidak kondusif. Politisi PDIP ini yakin bahwa Anis sendiri menyikapi kejadian ini dengan biasa saja.

“Anies biasa-biasa aja kok, kenapa kalian yang repot. Tanya saja dengan Mas Anies,” kata Ara yang juga politisi PDI Perjuangan kepada wartawan.

Ara meyakinkan bahwa antara Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Anis Baswedan tidak ada persoalan dan akur. “Saya tahu, ada orang yang enggak senang Jokowi dan Anies itu kompak dan akur. Ada saja orang yang enggak senang Indonesia kondusif.” tandasnya.

Pihak istana sendiri, melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin melalui rilisnya menjelaskan, tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.

“Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Joko Widodo,” ujar Bey.

Menurutnya, tidak ada arahan apapun dari Presiden untuk mencegah Anies.
Mengingat acara ini bukan acara kenegaraan, panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan Presiden oleh Kepala Daerah.

Selama pertandingan, Presiden Jokowi dan Gubernur Anies sangat menikmati jalannya pertandingan final. Keduanya menonton dengan rileks, sangat informal, serta akrab. Presiden menyampaikan selamat dan menyalami Anies saat Persija mencetak gol.

“Karena bukan acara resmi, Presiden juga masih perlu menunggu selama 15 menit di lapangan hingga selesainya pemberian penghargaan lain sebelum menyerahkan Piala Presiden kepada Persija,” ujar Bey dalam rilisnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait