Jumat, 30 September 22

Pabrik Pengolahan Tahu Meledak,2 Pekerja Tewas

MEDAN — Pabrik pengolahan tahu di Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei )meledak Senin dinihari tadi.

Informasi yang dihimpun Indeks Berita, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

Dalam kejadian ini dua orang pekerja tewas mengenaskan. Keduanya teridentifikasi bernama Koko Susilo (29 tahun) dan Supri (37 tahun).

Peristiwa bermula dari boiler pengolah tahu yang meledak akibat terlalu panas.”Pabrik tahu meledak akibat boiler (alat pengolah tahu) yang meledak saat dipanaskan oleh pekerja dinihari tadi.”kata Kepala Polisi Resor Sergei Ajun Komisaris Besar Eko Suprihanto kepada Indeks Berita,Senin 26 September 2016.

Peristiwa meledaknya boiler tersebut terjadi ketika Koko, Supri dan pekerja lainnya sedang asik membuat tahu.”Tiba-tiba boiler pembuat tahu meledak. Akibatnya para pekerja lari menyelamatkan diri.Dua orang meninggal dunia akibat menderita luka bakar parah.”ujar Eko.

Kedua pekerja nahas itu,ujar Eko sempat dilarikan ke Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam dan Rumah Sakit Adam Malik Medan.”Namun karena ledakan boiler itu sangat kuat dan menyebabkan api,sekujur tubuh dua pekerja nahas itu terbakar dan tak bisa ditolong rumah sakit.”kata Eko.

Kerasnya suara ledakan membuat warga sekitar datang ke lokasi ledakan untuk melihat apa yang terjadi.” Kami mengira suara petir menyambar trafo listrik.Suara ledakannya sangat kuat.Terdengar sampai 3 kilometer.”ujar Syamsul.

Suwito salah seorang pekerja pabrik tahu milik Hasyim Prayogi mengatakan, saat meledak ada enam pekerja didalam pabrik.Terjadinya ledakan,ujar nya disebabkan boiler terbuat dari besi panas akibat kekurangan air sehingga meledak, ledakan tersebut membuat korban menderita luka bakar.”Mereka terpental dengan kondisi tubuh terbakar akibat ledakan dari boiler tersebut,” tutur nya.

Polisi Satuan Reskrim Polres Sergai bekerja sama dengan Polsek Perbaungan melakukan penyelidikan penyebab boiler meledak.Penyelidikan juga melibatkan Tim Pusat Laboratorium Forensik Cabang Medan untuk menguatkan penyelidikan. Namun polisi belum dapat menyimpulkan penyebab dan pihak yang bertanggungjawab meledaknya mesin boiler.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait