Kamis, 11 Agustus 22

MUI: Persoalan KH Ma’ruf Amin dan Ahok Selesai

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan persoalan Ketua MUI Kiai Ma’ruf Amin dan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah selesai.

“Sudah dimaafkan, ya, selesai, tidak usah diperpanjang. Kiai Ma’ruf Amin sudah memaafkan dan mengatakan sudah selesai,” kata Wakil Ketua MUI Profesor Yunahar Ilyas di Jakarta, Selasa (7/2).

Yunahar mengatakan, MUI tidak akan menuntut apapun atau memperpanjang masalah tersebut, karena Ahok telah meminta maaf kepada Kiai Ma’ruf Amin dan dimaafkan. Oleh karena itu, persoalannya dianggap sudah selesai.

“Kalau sudah selesai jangan dikipas-kipasi lagi,” ujarnya.

Selain itu, sebagai pimpinan MUI, Yunahar nenghimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk bersikap dewasa dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika politik jelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak pada 15 Febuari 2017 mendatang.

Sebelumnya dalam salah satu persidangan kasus penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, Ma’ruf datang sebagai saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum dianggap telah menutupi latar belakangnya yang pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ahok dan kuasa hukumnya sempat mengancam akan menuntut Ma’ruf Amin yang dianggap telah menutupi fakta kedekatannya dengan SBY, namun kemudian mereka meminta maaf pada ketua MUI tersebut.

Atas permintaan maaf yang disampaikan Ahok melalui media massa tersebut, Ma’ruf Amin yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan memaafkan dan meminta semua warga NU juga memafkan calon gubernur DKI Jakarta itu.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait