Selasa, 7 Februari 23

Meski Ditolak Jokowi, Menteri Luhut Pastikan Bandara Kediri Masuk Dalam PSN

Walau tidak mendapatkan restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dimasukkan daftar PSN, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan sinyal bahwa pembangunan Bandara Kediri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur bakal masuk Program Strategis Nasional (PSN).

“Bandara Kediri kita masuk di proyek strategis nasional. Sudah itu saja,” singkat Luhut, di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Luhut tidak mendetailkan alasan jelas mengapa Bandara Kediri tersebut menjadi proyek prioritas. Dia mengatakan, semua proses menjadikan Bandara Kediri sebagai PSN sedang dikerjakan.

“Sudah masuk lagi. Keputusannya lagi diurus,” tukasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Atmadji Sumarkidjo mengatakan, dengan masuknya kembali proyek tersebut ke dalam PSN dinilai akan mempercepat proses pengerjaannya.

“Kalau jadi PSN kan soal pembebasan lahan bisa lebih cepat, kalau umpanya sepenuhnya dikerjakan swasta kan ribet. Sementara Gudang Garam yang akan membangun dan akan menghibahkan pada pemerintah,” urainya.

Soemarkidjo juga mengungkapkan, Pemerintah ingin Bandara Kediri menjadi prioritas. Pasalnya, ada kebutuhan masyarakat Jawa Timur bagian selatan akan akses transportasi udara ini.

“Masyarakat Jawa Timur bagian selatan itu kan kalau mau ke bandara dari Solo dan Surabaya berapa jam, jauh banget. Memang kita Jatim butuh satu bandara agak ke selatan melayani Blitar, Kediri. Nah bagian situ tanggung gitu,” urainya

Sebagaimana diketahui,Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengungkapkan alasan pencoretan status proyek strategis nasional (PSN) untuk 14 proyek. Dari beberapa kriteria, salah satu yang membuat 14 proyek keluar dari daftar PSN adalah tidak bisa konstruksi pada kuartal III 2019.

Adapun daftar 14 proyek senilai Rp 264 triliun yang dihilangkan status PSN nya tersebut adalah sebagai berikut :
1. Jalan Tol Waru (Aloha) – Wonokromo – Tanjung Perak, Jawa Timur 18,2km (Rp 11,11 triliun)
2. Jalan Tol Sukabumi – Ciranjang – Padalarang, Jawa Barat 61km (Rp 10,74 triliun)
3. Kereta Api Kertapati – Simpang – Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan (bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera) (Rp 3,36 triliun)
4. Kereta Api Muara Enim – Pulau Baai, Sumatera Selatan – Bengkulu (Rp 39,97 triliun)
5. Kereta Api Tanjung Enim – Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan (Rp 34,00 triliun)
6. Kereta Api Jambi – Pekanbaru, Jambi – Riau (Rp 12,30 triliun)
7. Kereta Api Jambi – Palembang, Jambi – Sumatera Selatan (Rp 9,78 triliun)
8. Pembangunan Rel Kereta Api Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Timur (Rp 53,3 triliun)
9. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Koridor East – West, DKI Jakarta (Rp 83,95 triliun)
10. Bandara Sebatik, Kalimantan Utara
11. Sistem Penyediaan Air Minum (Rp -) (SPAM) Regional Mebidang, Sumatera Utara (Rp 747 miliar)
12. Bendungan Telaga Waja, Bali (Rp 1,19 triliun)
13. Bendungan Pelosika, Sulawesi Tenggara (Rp 3,9 triliun)
14. Kawasan Ekonomi Khusus Merauke, Papua (Rp -)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait