Menteri Jonan : HoA Freeport Tak Mengikat

0
63
Penandatanganan HoA Freeport yang berisi akuisisi saham Freeport sebesar 51%, antara Inalum dan Freeport (Eddy Santry)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, mengakui transaksi aksi korporasi sistem head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport bukan merupakan kesepakatan mengikat. Namun, menurutnya, melalui HoA Freeport itulah tata cara transaksi, jumlah transaksi, dan mekanisme transaksi disatukan persepsi.

“HoA itu persoalan saham Inalum sama Participating Interest Rio Tinto dan Indocooper. Kalau ditanya ke saya, mengikat apa tidak. Selama ini memang tidak mengikat, tapi ini frame work buat transaksi. Ini sebenarnya secara hukum HoA itu tidak pernah mengikat,” tatkala menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan (DPR) di Gedung DPR, Kamis (19/7/2018).

Jonan bahkan mengibaratkan penandatangan Perjanjian Awal (Head of Agreement) terkait Pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport tersebut sebagai prosesi tunangan, yang dengan hal tersejut berarti setelah penandatanganan kesepakatan, Indonesia belum memiliki saham 51 persen.

“HoA ini seperti tunangan. Apa kalau tunangan pasti menikah? Tidak! tetapi kalau tidak punya niat menikah, kenapa tunangan?,” imbuh Jonan

Sebagaimana diketajui,Penandatanganan HoA diteken oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Freeport-McMoran, dan Rio Tinto. HoA mengatur kesepakatan awal terkait proses transaksi penjualan saham Freeport-McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia ke Inalum.

Jonan memaparkan bahwa perpanjangan operasi dan perubahan status menjadi IUPK bisa dilakukan, jika 51 persen saham Freeport Indonesia sudah dimiliki pihak nasional dan penerimaan negara lebih besar dan Freeport setuju membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter).

“Kita sendiri, tupoksinya ini bisa berubah menjadi IUPK. Akan diperpanjang apabila. Satu Pemerintah Indonesia sudah memiliki 51 persen. Dua penerimaan negara lebih besar. Tiga setuju membangun smelter. Itu udah sepakat. HoA itu enggak ada urusan sama itu,” papar Jonan.

Jonan juga menegaskan bahwa penandatanganan HoA sebelum proses akuisisi merupakan hal yang lazim dilakukan di dunia bisnis. HoA memberikan kerangka proses transaksi kepada pihak-pihak yang akan bertransaksi.

“Kerangka untuk bersepakat terkait kapan membayar, cara membayar, bagaimana kalau telat membayar,” pungkasnya.