Jumat, 1 Juli 22

Menko PMK dan Menkes Cek Fasilitas Calon Haji Indonesia di Arab Saudi1

Untuk memastikan kesiapan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji bagi calon jamaah haji Indonesia tahun 2018, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) didampingi Menteri Kesehatan, melakukan peninjauan langsung ke beberapa fasilitas calon haji Indonesia di Arab Saudi. Mengawali kunjungan kerjanya di Arab Saudi, Menko PMK meninjau pemondokan untuk calon jamaah haji Indonesia tahun 2018 di Madinah.

Menko PMK dan rombongan tiba di pemondokan Taiba Arac Suites disambut oleh General Manager Mahmoud Khalil. Hotel Taiba Arac Suites memiliki daya tampung mencapai 3.300 orang jemaah haji.

“Pemerintah terus berupaya melayani calon jamaah haji Indonesia dengan sebaik-baiknya. Saya melihat langsung pemondokan yang disiapkan di Madinah, fasilitasnya sangat bagus dan persis di depan Masjid Nabawi,” urai Menko PMK.

Menko PMK menambahkan, seluruh hotel-hotel untuk jamaah haji Indonesia di Madinah pada tahun 2018 seluruhnya berada di daerah Markaziah yaitu berada di areal dekat Masjid Nabawi. Dengan fasilitas pemondokan yang dekat dengan Masjid Nabawi, menurut Menko PMK, akan menambah khusu para calon jamaah haji Indonesia dalam melaksanakan ibadahnya.

Menko PMK dan rombongan kemudian langsung mengunjungi Kantor Kesehatan Haji Indonesia. Di tempat tersebut, Menko Puan melihat langsung sarana dan prasarana kesehatan yang dipersiapkan untuk calon jemah haji Indonesia.

Fasilitas kesehatan untuk calon jemaah haji Indonesia (istimewa)
Fasilitas kesehatan untuk calon jemaah haji Indonesia (istimewa)

“Saya minta fasilitas kesehatan Indonesia siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi jamaah haji Indonesia. Siapkan dokter-dokter spesialis dari Indonesia”, sebut Menko PMK.

Menko PMK juga menyoroti tentang letak kantor kesehatan haji yang cukup jauh dari pemondokan jamaah haji Indonesia. Menko PMK menegaskan agar pada musim ibadah haji berikutnya kantor kesehatan jamaah haji Indonesia berjarak lebih dekat dengan pemondokan.

Pada kesempatan yang sama Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek, mengutarakan hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Menko PMK. Menurut Menkes, pemerintah ingin memastikan bahwa persiapan yang dilakukan sudah sesuai dengan kebutuhan calon jemaah haji.

“Kita ingin jemaah haji Indonesia mendapat pelayanan yang optimal agar dapat melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk. Untuk itu, kami ingin memastikan bahwa semuanya sudah sesuai,” ujar Menkes Nila.

Menkes menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan fisik yang prima. “Ritual ibadah haji memerlukan tenaga. Dengan kita menjaga kesehatan, insha Allah ibadah akan lancar,” kata Menkes.

Menkes kemudian menghimbau calon jemaah haji untuk berolah raga dan menjaga kesehatan sejak di Tanah Air.

“Biasakan olahraga minimal 30 menit, makanan makanan yang sehat dan bergizi, serta istirahat yang cukup, agar daya tahan tubuh kita baik,” himbau Menkes.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait