Minggu, 14 Agustus 22

Menhub Apresiasi OTT KPK dan Minta Maaf Korupsi Masih Terjadi di Kementeriannya

Kemarin malam KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan menyita beberapa tas yang berisi sejumlah uang dalam berbagai mata uang. Setelah melakukan OTT, ruang Dirjen Perhubungan Laut Tonny Budiono di segel KPK. Menteri Perhubungan (Menhub) belum menerima informasi resmi siapa pejabat yang terkena OTT. Hari ini di depan awak media Menhub apresiasi OTT KPK dan meminta maaf ke publik karena masih ada korupsi di kementeriannya.

Belum diperoleh informasi resmi dari KPK siapa pejabat yang ditangkap dalam OTT. Menteri Perhubungan juga menyatakan bahwa ia belum menerima informasi resmi terkait operasi tangkap tangan yang menimpa pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan yang telah ramai diberitakan oleh media massa. Namun demikian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku prihatin dengan kejadian ini. Menhub juga menjunjung tinggi kegiatan yang dilakukan oleh KPK.

“Prihatin karena sejak awal saya sudah keras supaya jangan ada orang Kemenhub yang menerima suap atau korupsi. Selanjutnya kami masih menunggu pernyataan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai detail operasi tangkap tangan terhadap pejabat Kemenhub. Kami juga menjunjung tinggi kegiatan yang dilakukan oleh KPK tersebut,” ujar Menhub Budi di Jakarta, pada hari Kamis (24/8).

Atas kejadian yang kembali terjadi di Kemenhub ini, Menhub Budi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena korupsi masih terjadi di kementerian yang dipimpinnya sejak pertengahan tahun 2016 tersebut.

“Atas nama pribadi dan Kementerian Perhubungan saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, karena kejadian ini kembali terulang,” tutur Menhub.

Lebih lanjut Menhub memastikan akan menghormati dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk melakukan proses hukum sebagaimana mestinya. Kejadian ini dikatakan Menhub menjadi masukan bagi dirinya untuk lebih keras melakukan pengawasan ke dalam.

“Semua masih ingat ketika saya melakukan operasi tangkap tangan pungli di awal saya masuk Kemenhub, ternyata praktik ini masih ada meski pada setiap kesempatan saya selalu mengingatkan, ini menjadi masukan bagi saya untuk lebih keras melakukan pengawasan ke dalam. Korupsi adalah penyakit bangsa yang harus terus kita lawan secara bersama,” pungkas Menhub.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait