Kamis, 1 Desember 22

Menag Pimpin Rohis Ikrarkan Islam Damai

Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin lebih dari dua ribu pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA/SMK dari seluruh Indonesia untuk mengucapkan ikrar kebangsaan guna menyebarkan ajaran Islam yang damai, toleran dan cinta tanah air, saat memberikan pidato sambutan dalam acara Perkemahan Rohis Nasional II di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, Selasa (3/5).

Pada kesempatan itu, Menag menyampaikan tiga pertanyaan.

“Bersediakah anak-anakku para Rohis menjadikan Rohis sebagai wadah untuk menumbuhkembangkan Islam yang damai dan toleran? Bersediakah anak-anakku para Rohis menjadi pelopor dalam mengampanyekan Islam yang rahmatan lil ‘alamin? Bersediakah anak-anakku para Rohis menjadi pelopor bagi generasi muda untuk mencintai negeri kita ini?” Spontan para rohis menjawab, “Bersedia!”

“Anak-anakku para Rohis dari seluruh Indonesia, pertanyaan tersebut sengaja saya sampaikan karena saya ingin memastikan bahwa anak-anak Rohis adalah anak-anak yang cerdas, cinta damai, cinta tanah air, dan pelopor Islam yang memberikan rahmat kepada semua,” kata Menag

Menag mengatakan, dirinya sering mendengar informasi miring yang menyebut Rohis sebagai tempat yang mudah untuk disusupi oleh gerakan-gerakan dan gagasan-gagasan Islam yang intoleran dan anti NKRI.

Karena itu ia meminta para Rohis untuk benar-benar mempelajari agama, tidak cepat puas dengan ilmu yang diperoleh, dan tidak mudah larut dengan pengajaran agama yang sempit, kaku, dan mudah menghakimi orang lain yang berbeda sebagai sesat atau kafir.

“Ingatlah, bahwa ilmu Allah itu luas. Bahkan jika air laut dijadikan tinta untuk menulis ilmu Allah, tidak akan pernah cukup menuliskan ilmu Allah yang tanpa batas itu,” ujarnya.

Kepada para Rohis, Menag mengingatkan bahwa para pendiri bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan dan lain-lain telah memberi contoh bahwa mereka adalah pribadi yang sangat menghargai keragaman.

“Negeri kita ini bisa berdiri dengan kokoh dan rukun karena mereka tidak mudah menyalahkan yang lainnya. Sikap menghargai keragaman itulah yang harus diteladani di tengah masyarakat kita yang majemuk,” tambahnya.

Kegiatan Perkemahan Rohis Nasional II dihadiri para pejabat di lingkungan Direkturat Jenderal Pendidikan Islam, kepala kantor wilayah kementerian agama provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh indonesia, para kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dari seluruh Indonesia dan para pembina dan pendamping rohis dari seluruh Indonesia.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait