Selasa, 5 Juli 22

Menag Apresiasi Konsep Paperless Dalam Rakernas Kemenag

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama (Rakernas Kemenag) Tahun 2018 di Jakarta, Senin (29/01). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi KemenagDr. Mastuki M.Ag menjelaskan bahwa Menteri Agama mengapresiasi pelaksanaan Rakernas Kemenag yang sudah paperless dan berbasis digital.

Dimana proses Rakernas jelas Matuki, mulai dari registrasi peserta, penyediaan materi dan bahan-bahan dilakukan dan disajikan dalam basis elektronik, tanpa menggunakan kertas.

“Apresiasi saya sampaikan kepada penyelenggara yang telah menyiapkan raker ini,” terang Menag mengawali Diskusi Publik tentang Tantangan dan Program Strategis Kemenag di Jakarta, Senin (29/01).

Absensi kehadiran juga dilakukan secara elektronik. Peserta diberi waktu 30 menit di setiap sessi untuk melakukan absensi kehadiran dengan smartphone masing-masing.

“Lewat 30 menit, absensi sudah ditutup. Peserta yang tidak absen dianggap tidak hadir dan tentu ada konsekuensinya,” jelas Menag.

Pembukaan didesain tanpa banyak sambutan untuk memberi ruang untuk berdialog dengan peserta, juga dipujinya. “Ini akan menghilangkan tradisi masa lalu di mana peserta hadir saat pembukaan saja, saat sessi penting, justru tidak ada di lokasi,” tandasnya.

Menag Lukman Hakim Saifuddin sebagai pembicara dalam diskusi publik di Rakernas Kemenag
Menag Lukman Hakim Saifuddin sebagai pembicara dalam diskusi publik di Rakernas Kemenag

Dalam Rakernas Kemenag yang mengangkat Tema: “Melayani dengan Ikhlas, Wujudkan Integritas” tersebut, juga dilangsungkan pemberian SK secara simbolis CPNS Dosen yang berada di lingkungan Kemenag, Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2018 oleh 11 Pejabat Eselon I. Selain itu, dilakukan juga penyerahan Satuan Kerja Bebas Korupsi kepada 2 lembaga, yakni: Kemenag Kabupaten Musi Banyuasin dan UIN Antasari Kalimantan Selatan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Syam mengatakan, Rakernas ini kali mengangkat Sub tema: Fokus Bekerja, Sigap Melayani.

“Tema ini dipilih karena Kemenag semakin diuji perannya sebagai katalisator kebhinnekaan Bangsa Indonesia. Kita harus setia menebar kedamaian, terus melayani secara optimal sebagai wujud integritas dan tanggap terhadap dinamika sosial. Di tahun politik yang penuh tarik menarik kepentingan ini, Kemenag menegaskan diri tetap fokus bekerja dan sigap melayani,” tegas Sekjen.

Sekjen menyatakan, Rakernas 2018 ini adalah kawah candradimuka untuk menggodok pelbagai langkah masa depan Kemenag yang lebih terencana, terukur dan nyata.

“Harapannya, peserta memahami dan berkomitmen menjalankan program direkrtif Menag dan program strategis masing-masing unit, memulai bertransformasi ke kuktur digital dan menghasilkan program inovatif yang kompetitif,” imbuh Sekjen.

Rakernas yang diikuti oleh 439 peserta tersebut, terdiri atas para pejabat eselon 1, eselon 2, para pimpinan PTKN, RS Haji Jakarta, Dharma Wanita Persatuan dan lain sebagainya, akan berlangsung 29 hingga 31 Januari 2018.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait