Sabtu, 2 Juli 22

Melalui Sistem Online, Masyarakat Bisa Melakukan Pinjaman Dana Dengan Cepat

Tidak bisa dipungkiri, hari ini sistem digital atau yang sering disebut adalah “online” telah banyak mempengaruhi perubahan dalam aktifitas kehidupan masyarakat, khususnya di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah Tunaiku, merupakan produk Financial Technology (FinTech) milik PT Bank Amar Indonesia (Amar Bank) yang bergerak di kredit tanpa agunan, terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat guna memperoleh dana pinjaman. Melalui pemanfaatan internet dalam melangsungkan bisnisnya, Tunaiku menyediakan jumlah pinjaman berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 10 juta dengan jangka waktu 6 bulan hingga 12 bulan.

Vishal Tulsian, Direktur Amar Bank yang mengembangkan Tunaiku di Indonesia, mengatakan perkembangan internet yang terus meningkat telah mendorong masyarakat semakin terbiasa terkoneksi tanpa masalah jarak, termasuk mendapatkan layanan pinjaman dari perbankan. Dengan Tunaiku, menurut Vishal, memungkinkan masyarakat untuk meminjam uang dengan cepat dan mudah melalui internet.

“Masyarakat tidak harus datang ke kantor cabang Amar Bank, tetapi cukup mendapatkan aplikasinya dengan masuk ke website www.tunaiku.com. Saat ini, dalam satu hari tercatat rata-rata pengajuan aplikasi pinjaman dari Tunaiku mencapai ribuan aplikasi,” ujar Vishal di Jakarta, Jumat (27/5).

Di samping itu, dia menerangkan, proses pengajuan aplikasi hingga pencairan uang yang diterima masyarakat tidak membutuhkan waktu lama. Vishal pun menjelaskan, suku bunga pinjaman tanpa agunan dengan jumlah yang lebih kecil biasanya lebih besar di seluruh dunia. Biasanya, bunga yang digunakan adalah bunga harian berkisar antara 1% – 2% per hari, atau 35% – 60% per bulan, dan sekitar 400% – 500% per tahun.

“Kami memutuskan tetap menawarkan jumlah pinjaman tanpa agunan yang lebih besar dengan suku bunga yang sama, seperti kartu kredit. Dimana bunga dari Tunaiku tetap sebesar 3% per bulan,” ungkapnya.

Untuk proses di www.tunaiku.com hanya lakukan empat tahapan sederhana hingga masyarakat mendapatkan dananya. Pertama daftarkan pinjaman, kedua terima notifikasi persetujuan, kemudian tahapan ketiga tanda tangan kontrak, dan berikutnya terima tunai dimana uang ditransfer langsung ke rekening nasabah.

“Apabila semua data nasabah tidak ada masalah, uang diterima sekitar empat hingga lima hari,” tambah dia.

Jamalul Izza, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menyampaikan keberadaan layanan FinTech Bank, seperti Tunaiku merupakan dampak positif terhadap meningkatnya pengguna jasa internet di Indonesia. APJII memproyeksikan, pengguna

jasa internet di dalam negeri mencapai 140 juta orang hingga 31 Desember 2015, atau meningkat sebesar 58,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 88,1 juta orang.

Menurut Izza, sejumlah faktor pendukung peningkatan tersebut, antara lain mulai berkembangnya sarana infrastruktur. Khususnya, kata dia, dengan meningkatnya gadget dan juga konten.

“Hingga akhir tahun 2015, Indonesia berada di peringkat keempat dunia dalam penggunaan jasa internet. Posisi ini yang tertinggi di Asia Tenggara, hanya di bawah Amerika Serikat, Brasil, dan Jepang. Hasil ini sekaligus menunjukkan kecepatan internet di Indonesia sudah semakin bagus dengan dana koneksi yang tidak terlalu mahal,” kata Izza.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait