Kamis, 30 Juni 22

May Day, Ribuan Buruh Bogor Demo di Jakarta

HARI ini, Minggu (1/5/2016), peringati May Day ribuan buruh di dua lokasi berbeda, Kota dan Kabupaten Bogor turun ke jalan. Sejak tadi pagi, pukul 09.00 WIB, ratusan buruh Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Bogor bertolak dari depan PT. Unitex, Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor, Kota Bogor menuju Jakarta menggunakan 4 bus dan ratusan kendaraan bermotor.

Di Jakarta mereka bergabung dengan rekan-rekannya dari sejumlah serikat pekerja dari lintas kota dan kabupaten. Diprediksi buruh yang turun ke jalan memperingati May Day kali ini mencapai 1 juta orang untuk menyuarakan tuntutan buruh kepada pemerintah yang terangkum dalam 12 tuntutan. Di antaranya yakni : cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, bubarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), stop PHK, dan tolak pengesahan RUU Tax Amnesty.

Kepada indeksberita.com, Ketua Dewan Perwakilan Cabang Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Bogor, Budi Mudrika mengatakan, mereka menggelar aksi buruh selama dua hari.

“Sehari setelah peringatan hari buruh, kami juga akan mengikuti aksi lanjutan yang dilakukan di Kota Bandung, bergabung dengan SPN Provinsi Jawa Barat,” kata Budi saat diwawancarai media online ini.

Ketua SPN Kota Bogor itu menegaskan, pihaknya tidak melakukan sweeping.

“Kita akan melakukan aksi damai. Tidak ada sweeping,” singkatnya.

Selain Kota dan Kabupaten Bogor, aksi buruh kali ini, juga akan diikuti Purwakarta, Karawang, Cirebon, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Subang. Mereka tergabung dalam berbagai kelompok atau organisasi masing-masing, dan diorganisir secara jelas oleh koordinator lapangan (korlap). Dua lokasi yang dituju sebagai tempat demonstrasi di Jakarta yakni Gelora Bung Karno (GBK), Istana Negara. Tol Jagorawi, Cileungsi, dan Citeureup menjadi titik lokasi keberangkatan buruh dari Bogor.

Informasi yang dihimpun media online, diperkirakan terdapat 4.160 massa aksi buruh berunjuk rasa di ibukota dengan menggunakan puluhan. Sejumlah kelompok organisasi buruh tersebut berasal dari SPN, SPMI, SP LEM, SP ITP, FARKES asal Kabupaten Bogor.

DPR RI, Senayan, Jakarta menjadi tujuan demonstrasi massa buruh dari SPN Kota Bogor. Sementara, organisasi buruh asal Bogor yang memilih berunjuk rasa ke GBK, Jakarta yakni SPMI yang dipimpin Willa Faradian dengan massa aksi diatas 1000 orang dan SP Indocement yang membawa massa 200 orang, diketauai Agus Widodo. Pada bagian lain, Istana Negara juga akan menjadi titik sasaran unjuk rasa. Beberapa elemen yang menggelar demo adalah SP LEM asal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menggunakan 1 unit bus, FARKES dengan kordiantor lapangan Dimas dengan massa 150 orang.

Sebanyak 700 personel Polres Bogor diterjunkan untuk mengamankan May Day yang jatuh pada hari libur. Pengamanan tersebut tidak hanya dilakukan kepada para buruh yang datang ke Jakarta, tapi juga pengamanan di pusat Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bogor, Cibinong.

“Kami siapkan pengawalan buruh ke Jakarta dan menjaga keamanan dan kenyamanan mereka di pintu-pintu tol, seperti pintu tol Gunung Putri, Kranggan, Sentul dan Ciawi. Sebanyak 700 personel dari Satlantas, Satreskrim, maupun satuan lainnya dikerahkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan buruh saat May Day,” ujar Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto. Masih menurutnya, ada sekitar 9.000 buruh diperkirakan turun ke jalan, baik yang mengikuti jalan sehat maupun yang akan berunjuk rasa ke Jakarta.

“4.000 buruh tersebut akan mengikuti jalan sehat atau panggung gembira. Sedangkan 5.000 buruh lainnya berunjuk rasa ke Jakarta,” terangnya.

Bertempat di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Bupati Nurhayanti sudah menyiapkan panggung hiburan menyambut May Day. Pada kesempatan itu, juga hadir Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor Bogor Yous Sudrajat, Kapolres Bogor AKBP Suyudi Aryo Seto, Dandim Kabupaten Bogor Letkol Inf Dwi Bima Nurahmat, Ketua DPRD Bogor Ade Ruhendi, Apindo dan perwakilan buruh. Bupati Bogor berharap dengan kompetisi olahraga, buruh tidak berangkat ke Jakarta.

Para buruh dihibur dengan alunan musik yang disajikan Pemda Bogor. Tidak hanya hiburan musik, Pemkab Bogor juga membagi-bagikan beragam hadiah menarik diantaranya lima unit sepeda gunung hingga empat unit sepeda motor melalui undian kupon yang sebelumnya dibagikan ke buruh.

“Kami berharap buruh memperingati May Day dengan kegiatan yang positif. Apalagi banyak hadiah dalam acara ini. Terkait permintaan revisi poin-poin dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015, itu kan sudah disuarakan. Kita tunggu saja Peraturan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri,” tutup Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait